⌂ Beranda News Kasus Ebola di Afrika Melonjak Tajam, WHO Tingkatkan Kewaspadaan

Kasus Ebola di Afrika Melonjak Tajam, WHO Tingkatkan Kewaspadaan

Kasus Ebola di Afrika Melonjak Tajam, WHO Tingkatkan Kewaspadaan
Ilustrasi virus Ebola
A A Ukuran Teks16px

Penyebaran virus Ebola di Afrika mengalami lonjakan signifikan setelah ditetapkan sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC).

Data terbaru menunjukkan peningkatan tajam pada jumlah kasus konfirmasi dan angka kematian dalam waktu singkat.

>>> 7 MPV Bekas 7 Penumpang Bermesin Badak Mulai Rp47 Jutaan

Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara, Prof Tjandra Yoga Aditama, menyebut perkembangan ini sangat mengkhawatirkan. Ia mengidentifikasi setidaknya tujuh perkembangan yang perlu diwaspadai.

Lonjakan Kasus di Uganda dan Kongo

Krisis bermula di Republik Demokratik Kongo yang tengah menghadapi Kejadian Luar Biasa (KLB) ke-17 sejak virus ditemukan pada 1976.

Lonjakan kemudian meluas ke Uganda.

>>> Harga Hewan Kurban di Gaza Melonjak Akibat Kelangkaan Pasokan

Uganda mencatat kenaikan kasus terkonfirmasi lebih dari 12 kali lipat hanya dalam delapan hari. Saat PHEIC ditetapkan pada 17 Mei 2026, Uganda memiliki 8 kasus konfirmasi.

Pada 25 Mei 2026, jumlahnya melonjak menjadi 101 kasus dengan 10 kematian.

Kasus suspek di Uganda juga meningkat dari 246 menjadi 900 kasus. Kematian suspek naik dari 80 menjadi 220 jiwa pada periode yang sama.

Di Kongo, situasi memicu ketegangan sosial. Kerusuhan terjadi di Rumah Sakit Monbgwalu setelah warga menuntut penyerahan jenazah tanpa protokol penyakit menular.

>>> Wabah Andes Hantavirus di Kapal MV Hondius, 13 Orang Terinfeksi

WHO menetapkan tingkat risiko di Kongo pada kategori sangat tinggi sejak 22 Mei 2026.

Ancaman perluasan wilayah penularan kini mengintai negara tetangga akibat mobilitas lintas batas dan aktivitas perdagangan.

Africa Centres for Disease Control and Prevention mengidentifikasi 10 negara yang sangat rentan tertular.

>>> Polisi Selidiki Kematian Empat Orang Sekeluarga di Kledung Temanggung

Negara-negara tersebut meliputi Angola, Burundi, Republik Afrika Tengah, Republik Kongo, Ethiopia, Kenya, Rwanda, South Sudan, Tanzania, dan Zambia.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru