Yum!
Brands resmi menjual seluruh jaringan restoran Pizza Hut dengan nilai US$2,7 miliar atau setara Rp47,87 triliun.
>>> Delapan Komoditas Pangan RI Sudah Swasembada Standar FAO
Langkah ini diumumkan pada Rabu (17/6/2026) menyusul penurunan penjualan dan tekanan persaingan bisnis yang ketat.
Pelepasan aset ini dijalankan lewat dua skema transaksi berbeda. Perusahaan ekuitas swasta LongRange Capital mengambil alih Pizza Hut senilai US$1,5 miliar.
Sementara itu, unit bisnis di China diakuisisi oleh Yum China Holdings dengan nilai US$1,2 miliar.
Fokus pada Merek Inti
Melalui perombakan struktur kepemilikan ini, Yum!
>>> Universal Rilis Trailer Shrek 5, Siap Tayang Juni 2027
Brands bermaksud menyelaraskan fokus dan sumber daya pada jajaran merek inti yang tersisa, seperti KFC dan Taco Bell.
Proses transaksi dengan LongRange Capital dan Yum China ditargetkan rampung pada kuartal III-2026 setelah mendapat persetujuan regulasi.
Kepala Eksekutif Yum!
Brands, Chris Turner, menyatakan bahwa di bawah LongRange dan Yum China, Pizza Hut akan berada di posisi yang baik untuk pertumbuhan di masa depan.
Kepemilikan baru membawa keahlian mendalam di industri restoran.
>>> Microsoft Senyapkan Fitur Widgets Windows 11 demi Kurangi Gangguan
Penjajakan penjualan sejatinya telah diumumkan sejak November 2025. Hal ini terjadi setelah penurunan performa gerai di Amerika Serikat selama beberapa kuartal.
Wilayah AS memegang peranan krusial karena menyumbang 40 persen dari total penjualan internasional.
Tekanan inflasi tinggi memicu kompetitor seperti Domino's, Papa John's, dan Little Caesars meluncurkan potongan harga secara agresif.
Kondisi ini semakin menggerus pangsa pasar Pizza Hut yang didirikan sejak 1958 di Kansas, sebelum dibeli PepsiCo pada 1977 dan menjadi bagian Yum!
>>> Anggun C Sasmi Resmi Jadi Juri Drag Race France Musim Keempat
Brands pada 1997.