Apa Itu OECD? Organisasi yang Himbau Program Makan Gratis Indonesia Agar Tak Pakai Anggaran untuk Pendidikan
Belajar dari Pengalaman Internasional
OECD menggarisbawahi pentingnya pendekatan yang fleksibel dan tepat sasaran agar program ini efektif dan berkelanjutan secara fiskal. Salah satu contoh keberhasilan adalah India, yang pada 2021 menyediakan makan siang gratis bagi 118 juta siswa di 1,12 juta sekolah. Pendekatan terdesentralisasi India, di mana pemerintah negara bagian bertanggung jawab atas pelaksanaan dengan dukungan pemerintah pusat, telah menjaga biaya tetap terkendali dan memastikan efisiensi program.
Sri Mulyani Tegaskan Tidak Ada Pemotongan Anggaran
Menanggapi kekhawatiran pendanaan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa anggaran sebesar Rp71 triliun untuk program ini tidak berasal dari pemotongan anggaran kementerian/lembaga lain. Dana tersebut bersumber dari cadangan dana abadi pendidikan, yang bersifat tambahan di luar anggaran belanja rutin.
“Anggaran ini berasal dari cadangan pendidikan. Jadi, program ini tidak mengambil atau memangkas pos belanja mana pun. Dana tersebut bersifat on top, sehingga tidak mengganggu alokasi anggaran lain,” jelas Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Komite IV DPD RI, Senin (2/9/2024).
Dukungan Internasional untuk Program Makan Bergizi Gratis
Program ini juga mendapatkan dukungan internasional. Dalam kunjungan kenegaraan, Presiden Prabowo Subianto mempromosikan program Makan Bergizi Gratis ke berbagai negara, termasuk China. Pemerintah China bahkan sepakat untuk mendukung pendanaan melalui kesepakatan Food Supplementation and School Feeding Programme in Indonesia. Nota Kesepahaman (MoU) antara Indonesia dan China ditandatangani dalam sebuah acara yang dihadiri oleh Prabowo dan Presiden China Xi Jinping.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa China mendukung program ini karena sebelumnya mereka telah berhasil menerapkan program serupa. "Mereka akan mendukung karena telah melaksanakan program makan bergizi di negaranya," kata Airlangga saat memberikan keterangan di Beijing.
Latest Updates
Mark Cuban Endorses NVIDIA as Top AI Investment Opportunity
Wednesday / 05/20/2026, 17:56 EST
Disneyland Lifts Park Hopper Time Restriction Starting June 9
Wednesday / 05/20/2026, 17:48 EST
Broadway Musical Beaches Closes Early After Tony Nominations Snub
Wednesday / 05/20/2026, 17:40 EST
TLC Sets Premiere Date for Baylen Out Loud Season 3
Wednesday / 05/20/2026, 17:32 EST
Galaxy Digital Receives New York BitLicense to Serve Institutional Clients
Wednesday / 05/20/2026, 17:24 EST
Leerink Partners Upgrades Johnson & Johnson to Outperform, Raises Price Target
Wednesday / 05/20/2026, 17:16 EST
Nobel Winner Olga Tokarczuk Announces Final Novel, Embraces AI in Writing
Wednesday / 05/20/2026, 17:08 EST
Paramount Launches New Yellowstone Spin-Off 'Dutton Ranch' Set in Texas
Wednesday / 05/20/2026, 17:00 EST
Carson Daly Fills In for Sheinelle Jones on Today With Jenna & Sheinelle
Wednesday / 05/20/2026, 16:52 EST
HIVE Digital Shares Surge After Announcing $3.5 Billion AI Gigafactory in Toronto
Wednesday / 05/20/2026, 16:44 EST
Amazon Prime Video Releases Tom Clancy Movie Jack Ryan Ghost War
Wednesday / 05/20/2026, 16:36 EST
Director Andrew Bernstein Launches Jack Ryan Ghost War Film on Prime
Wednesday / 05/20/2026, 16:28 EST
NextEra Energy Acquires Dominion in $67 Billion All-Stock Deal
Wednesday / 05/20/2026, 16:20 EST
AI Models Predict Bitcoin's Path to $100K in 2026
Wednesday / 05/20/2026, 16:12 EST

