Solaris Energy Infrastructure, Inc. menyelesaikan pendanaan hampir US$2 miliar pada 13 Mei 2026.
Langkah ini bertujuan untuk melunasi utang berbunga lebih tinggi dan meningkatkan likuiditas neraca keuangan perusahaan.
>>> Needham Naikkan Target Harga Saham Applied Digital Jadi $51 Usai Tech Conference
Perusahaan penyedia solusi kelistrikan yang berbasis di Texas ini menutup penerbitan obligasi senior tanpa jaminan perdana senilai US$1,3 miliar dengan kupon 6,375%.
Selain itu, perusahaan juga mendapatkan fasilitas kredit baru senilai US$650 juta.
>>> Analis Wall Street Naikkan Target Harga Saham CleanSpark
Restrukturisasi keuangan ini menambah likuiditas bersih sebesar US$800 juta ke dalam neraca perusahaan. Dengan tambahan dana tersebut, posisi keuangan Solaris menjadi lebih solid.
Ekspansi Kontrak Proyek
Bersamaan dengan pendanaan, Solaris meningkatkan investasi proyek terkontrak lebih dari 60%. Hal ini dicapai melalui perluasan kontrak Februari 2026 sebesar 130 MW.
Kesepakatan berdurasi 10 tahun tersebut mempertahankan persyaratan aslinya. Namun, cakupan pekerjaan balance-of-plant kini ditingkatkan.
>>> IREN Limited Akuisisi Awaken untuk Perkuat Pemasaran Global
Perkembangan ini mendorong Northland untuk menyesuaikan prospek keuangan bagi perusahaan yang memimpin pembangkit listrik di belakang meteran. Solaris melayani pusat data AI hyperscale dan fasilitas industri.
Kekhawatiran investor mengenai konsentrasi pelanggan mereda setelah perusahaan mengamankan kontrak baru sebesar 1.100 MW tahun ini dari dua perusahaan teknologi peringkat investasi yang berbeda.
>>> NTL Truck Line Bangkrut, Beban Utang Capai Rp132 Miliar
Kapasitas terbuka sebesar 600 MW masih tersedia untuk kontrak di masa mendatang. Hal ini membuka peluang untuk ekspansi kapasitas tambahan dan potensi kenaikan harga saham.