Enbridge Inc. melaporkan penurunan laba per saham disesuaikan pada kuartal pertama tahun 2026. Pengumuman tersebut disampaikan pada 8 Mei 2026.
Perusahaan energi infrastruktur asal Kanada itu mencatat laba per saham disesuaikan sebesar C$0,98. Angka ini turun dari C$1,03 pada periode yang sama tahun sebelumnya.
>>> Intel Kehilangan Pangsa Pasar Server CPU ke AMD di Q1 2026
Setelah rilis laporan keuangan, RBC Capital menaikkan target harga saham Enbridge. Target baru ditetapkan menjadi C$79 dari sebelumnya C$76.
RBC Capital tetap mempertahankan peringkat Outperform.
Scotiabank juga meningkatkan target harga saham Enbridge menjadi C$78 dari C$77. Scotiabank juga mempertahankan peringkat Outperform.
>>> The Mandalorian and Grogu Tayang di Bioskop, Kembalikan Star Wars ke Layar Lebar
Kenaikan target harga ini terjadi di tengah volatilitas pasar global. Presiden dan CEO Enbridge, Greg Ebel, menyebut kondisi industri energi global saat ini sangat kompleks.
"Beberapa bulan terakhir menghadirkan kondisi paling volatil dan kompleks yang pernah dihadapi industri energi global dalam beberapa dekade," ujar Ebel.
Ia menyinggung fluktuasi harga komoditas, ketidakpastian geopolitik, dan gangguan pasokan.
Meskipun demikian, Ebel menegaskan Enbridge dan sektor energi Amerika Utara terus memasok energi penting bagi rumah tangga dan bisnis.
>>> Aishwarya Rai Bachchan Tutup Festival Film Cannes ke-79 dengan Pantsuit Kustom
Enbridge mengelola aset di berbagai divisi, termasuk pipa cair, transmisi gas, pembangkit listrik terbarukan, serta distribusi dan penyimpanan gas.
Perusahaan juga mengonfirmasi kembali proyeksi keuangan untuk tahun fiskal 2026.
Enbridge mempertahankan panduan EBITDA yang disesuaikan sepanjang tahun antara C$20,2 miliar hingga C$20,8 miliar.
>>> Firma Hukum Fenwick Bayar Rp 870 Miliar Selesaikan Gugatan Nasabah FTX
Selain itu, perusahaan menjaga proyeksi arus kas yang dapat didistribusikan per saham tetap stabil antara C$5,70 dan C$6,10 untuk tahun ini.
