⌂ Beranda News Morgan Stanley Naikkan Target Harga Saham Circle Internet Jadi $106

Morgan Stanley Naikkan Target Harga Saham Circle Internet Jadi $106

Morgan Stanley Naikkan Target Harga Saham Circle Internet Jadi $106
Logo Morgan Stanley di gedung perkantoran
A A Ukuran Teks16px

Morgan Stanley meningkatkan target harga saham Circle Internet (NYSE: CRCL) menjadi $106, naik 32,5% dari sebelumnya $80.

Revisi ini didasarkan pada asumsi imbal hasil yang lebih tinggi dan pendapatan dari penjualan token Arc.

>>> Saham Relay Therapeutics Melonjak 6% Setelah Hasil Uji Klinis Zovegalisib Positif

Analis James Faucette memperkirakan tambahan pendapatan sebesar $222 juta dari penjualan token Arc pada 8 Mei. Hasil keuangan penjualan tersebut diumumkan pada 11 Mei.

Kontribusi dari penjualan token Arc mendorong proyeksi pendapatan cadangan perusahaan pada 2027 naik sekitar 28%.

Morgan Stanley juga menaikkan estimasi laba per saham diluted GAAP 2028 menjadi $4,23, naik 33% dari perkiraan sebelumnya $3,18.

Ini adalah kenaikan target harga kedua berturut-turut oleh Morgan Stanley untuk Circle.

>>> Indeks Saham AS Naik di Tengah Kemajuan Negosiasi Damai Iran

Sebelumnya, bank tersebut menaikkan target dari $66 menjadi $80 setelah Circle melaporkan laba per saham kuartal IV-2025 sebesar $0,43, mengalahkan estimasi Wall Street sebesar $0,35.

Meskipun optimistis, Morgan Stanley tetap mempertahankan peringkat Equal Weight pada saham penerbit stablecoin ini.

Bank tersebut mencatat bahwa mereka lebih memilih kasus penggunaan agen enterprise untuk berkembang lebih lanjut sebelum mempertimbangkan kelipatan valuasi yang lebih tinggi.

>>> Riset Devenir: Mayoritas Pengguna HSA Habiskan Dana Cepat untuk Biaya Medis

Proyeksi Peredaran USDC dan Regulasi

Morgan Stanley masih memperkirakan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk 40% untuk stablecoin USDC milik Circle hingga 2028.

Proyeksi ini tetap berlaku meskipun USDC mengalami kesulitan menembus angka $80 miliar tahun ini.

Data pasar menunjukkan USDC menguasai 23,86% pangsa pasar stablecoin, di belakang USDT milik Tether yang mendominasi dengan 58,71%.

Sementara itu, kemajuan legislatif CLARITY Act yang baru saja lolos dari Komite Perbankan Senat dianggap sebagai tonggak positif bagi Circle dan industri aset digital.

>>> Microsoft vs. Apple: Saham Magnificent Seven Mana yang Lebih Baik?

Namun, Faucette mengingatkan investor bahwa RUU tersebut belum menjadi undang-undang. Pemungutan suara di Senat dan kemungkinan revisi masih menjadi hambatan kritis.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru