⌂ Beranda News Robert Smith Ungkap Sejarah Awal The Cure dan Lagu Sempurna

Robert Smith Ungkap Sejarah Awal The Cure dan Lagu Sempurna

Robert Smith Ungkap Sejarah Awal The Cure dan Lagu Sempurna
Robert Smith vokalis The Cure tampil di atas panggung
A A Ukuran Teks16px

Vokalis The Cure, Robert Smith, mengungkapkan detail masa-masa awal band yang penuh kekacauan dan pandangannya tentang menciptakan lagu sempurna.

Hal ini terungkap dalam majalah khusus The History Of Goth yang baru diterbitkan.

>>> Saham Intuit Anjlok 20% Usai Rencana PHK dan Kekhawatiran AI

Majalah tersebut menelusuri awal mula band sejak debut mereka di The Rocket, Crawley, pada tahun 1978 hingga kebangkitan mereka.

Smith juga mengenang masa singkatnya sebagai gitaris untuk Siouxsie And The Banshees pada 1979, yang mengubah cara pandangnya terhadap penampilan live The Cure.

"Kekuatan Sioux yang berjalan ke depan panggung dan berteriak kepada penonton membuat saya sadar betapa lemahnya The Cure saat itu," kenang Smith.

Tekanan Emosional di Album Awal

The Cure mengalami perubahan personel dan tekanan emosional berat selama produksi album awal mereka, 17 Seconds dan Faith.

"Faith adalah suara keterpurukan ekstrem karena itulah yang kami rasakan saat itu," kata Smith.

Mantan drummer Lol Tolhurst mencatat bahwa beban kerja yang intens menyebabkan ketegangan parah di antara anggota band.

"Selama sekitar seribu hari, kami tampil setiap dua hari sekali dan membuat tiga album," ungkap Tolhurst.

Pada 1982, band ini hanya berfungsi sebagai duo, terus berkarya dalam lingkungan kreatif yang ekstrem. "Untuk membuat musik seperti itu, harus ada api besar.

Dan kami menuangkan bensin ke api itu," ujar Tolhurst.

Pada 1983, Smith mengambil banyak tugas dengan Banshees dan proyek sampingan The Glove, hingga mendapat peringatan kesehatan serius dari dokternya.

>>> Saham Stellantis Anjlok 6 Persen Usai CEO Umumkan Rencana Fastlane 2030

"Saya berhenti karena saya bilang saya sekarat dan mereka tidak percaya," klaim Smith.

Ia menjelaskan ketakutan medis yang memaksanya keluar dari tur. "Saya bisa tahu dari raut wajah dokter bahwa ada sesuatu yang sangat salah dengan saya.

Saya tahu jika saya pergi tur lagi, saya tidak akan kembali," ujarnya.

Stabilitas dan Lagu Sempurna

Stabilitas datang dengan album The Head On the Door pada 1985, yang menampilkan singel hit In Between Days dan formasi baru.

"Saya akhirnya merasa memiliki grup yang benar-benar bahagia dan sangat musikal. Itu benar-benar mengubah ide saya tentang apa yang bisa dicapai The Cure," kata Smith.

Meskipun menggunakan tekanan emosional tinggi untuk album seperti Pornography, Smith mengakui adanya perubahan energi saat membawakan lagu Just Like Heaven pada 1987.

"Saya punya dua pilihan saat itu: menyerah sepenuhnya atau merekamnya dan mengeluarkannya dari diri saya," tuturnya.

Ia mengakui lagu tersebut mewakili momen langka di mana ia merasa benar-benar puas dengan kemampuannya menulis lagu saat tampil live.

"Saat saya bernyanyi, 'It's just like a dream', dan Roger memulai bagian piano, saya melihat orang-orang, dan semua orang tiba-tiba melihat ke piano, dan saya melihat kerumunan, itu adalah momen yang sangat indah," cerita Smith.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru