Matador Resources mengakuisisi 5.154 acre lahan tak tergarap di Delaware Basin, New Mexico, melalui lelang Biro Pengelolaan Lahan AS pada Kamis lalu.
Perusahaan energi yang berbasis di Dallas itu membayar sekitar USD 1,143 miliar atau setara Rp 17,8 triliun.
>>> Archon Capital Management Lepas Seluruh Saham EZCORP Senilai 8,81 Juta Dolar AS
Rincian Akuisisi
Akuisisi ini akan menambah lebih dari 141 lokasi pengeboran bersih yang dioperasikan jika dinormalisasi menjadi dua mil lateral.
Lahan yang baru diperoleh juga memberikan akses ke setidaknya sembilan formasi geologi potensial di wilayah tersebut.
Manajemen perusahaan menyatakan bahwa sewa yang baru diperoleh memiliki jangka waktu 10 tahun dan bunga pendapatan bersih 87,5%.
Ketentuan keuangan ini diperkirakan akan meningkatkan ekonomi proyek dibandingkan dengan banyak sewa federal lama yang ada di area tersebut.
>>> Saham Komputasi Kuantum Melonjak, IonQ Naik Lebih dari 12 Persen
Transaksi ini merupakan ekspansi strategis di tengah konsolidasi industri yang semakin cepat di Cekungan Permian.
Banyak operator melakukan merger perusahaan bernilai miliaran dolar, namun transaksi ini mencerminkan tren akuisisi lahan yang ditargetkan untuk memperpanjang umur inventaris.
Matador Resources berencana membiayai transaksi melalui kombinasi kas yang ada dan pinjaman dari fasilitas kredit yang sudah ada.
Proyeksi keuangan perusahaan menunjukkan bahwa arus kas bebas yang disesuaikan diperkirakan mendekati USD 1,2 miliar pada 2026 berdasarkan asumsi harga komoditas saat ini.
Arus kas yang diproyeksikan ini memberikan jalur yang jelas bagi perusahaan untuk mengurangi utang terkait akuisisi secara material pada akhir tahun.
>>> Film Horor The Mummy Karya Lee Cronin Rilis di Platform Digital
Produsen tersebut berharap dapat melunasi fasilitas kredit sepenuhnya pada paruh pertama 2027, setelah melunasi fasilitas pinjaman berbasis cadangan.
Akuisisi ini juga berdampak pada infrastruktur midstream melalui San Mateo Midstream, yang beroperasi sebagai platform infrastruktur patungan perusahaan.
Beberapa lahan yang diperoleh terletak di dekat sistem pengumpulan dan pemrosesan yang ada, yang dapat meningkatkan volume throughput total dan pendapatan midstream di masa depan.
Untuk membuktikan kelayakan finansial transaksi, Matador Resources merujuk pada akuisisi lahan federal sebelumnya di Delaware Basin, termasuk lahan State Line dan Rodney Robinson yang diperoleh pada 2018.
>>> Saham Nvidia Turun Meski Raup Pendapatan Rekor, Pasokan Terbatas Jadi Kekhawatiran
Aset lama tersebut telah melunasi biaya akuisisi dan pengembangan terkait serta menghasilkan tambahan USD 1,9 miliar dalam bentuk pengembalian.