Saham Nvidia (NVDA) ditutup melemah 1,77% ke level $219,51 pada 21 Mei, sehari setelah perusahaan merilis laporan keuangan kuartal I fiskal 2027 yang melampaui ekspektasi.
Penurunan ini menunjukkan fluktuasi jangka pendek yang biasa terjadi pada saham teknologi pasca pengumuman laba, bahkan ketika kinerja melebihi panduan.
>>> Innospec Naikkan Dividen dan Umumkan Pembelian Kembali Saham $75 Juta
Pendapatan Rekor dan Kenaikan Dividen
Nvidia mencatat pendapatan kuartalan sebesar $81,6 miliar, naik 20% secara kuartalan dan melonjak 85% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Margin kotor GAAP mencapai 74,9%, sementara margin non-GAAP sebesar 75,0%.
Perusahaan juga mengumumkan kenaikan dividen kuartalan dari $0,01 menjadi $0,25 per saham, serta otorisasi pembelian kembali saham senilai $80 miliar.
>>> Archon Capital Management Akuisisi Saham Satellogic Senilai Rp98 Miliar
Langkah ini mengikuti rekomendasi Bank of America yang sebelumnya menyarankan peningkatan distribusi modal untuk menyamai pesaing seperti Apple (0,4%) dan Microsoft (0,8%).
Keterbatasan Pasokan dan Target Pasar Baru
CFO Nvidia, Colette Kress, menyebutkan bahwa prosesor Vera CPU membuka pasar potensial baru senilai $200 miliar yang belum pernah digarap Nvidia sebelumnya.
“Setiap hyperscaler besar dan pembuat sistem bermitra dengan kami untuk menyebarkannya. Kami memiliki visibilitas pendapatan CPU hampir $20 miliar tahun ini,” ujar Kress.
Meski demikian, manajemen mengakui adanya kendala pasokan. “Saya rasa kami akan mengalami keterbatasan pasokan sepanjang siklus hidup Vera Rubin,” kata Kress.
>>> Ross Stores Catat Pertumbuhan Laba Kuartal I 2026 Didorong Lonjakan Trafik
Untuk kuartal II, Nvidia memproyeksikan pendapatan $91,0 miliar dengan margin kotor GAAP dan non-GAAP masing-masing 74,9% dan 75,0%, tidak termasuk penjualan komputasi data center ke China.
Konsentrasi Pendapatan pada Segelintir Pelanggan
Dalam laporan Form 10-Q, Nvidia mengungkapkan bahwa tiga pelanggan langsung menyumbang 21%, 17%, dan 16% dari total pendapatan kuartal I, terutama dari segmen Compute & Networking.
Secara kumulatif, ketiga pelanggan tersebut mewakili 54% dari total pendapatan perusahaan.
>>> Robert De Niro dan Jane Rosenthal Rayakan 25 Tahun Tribeca Film Festival
Analis Bank of America, Vivek Arya, merevisi target valuasi Nvidia menyusul rincian tersebut.