Pertumbuhan industri data center di Indonesia membuka peluang karier bagi tenaga teknik, khususnya di bidang mesin, kelistrikan, dan elektro.
Namun, lulusan teknik tidak cukup hanya mengandalkan pengetahuan dari bangku kuliah. Pengalaman praktik dan pemahaman sistem operasional data center menjadi bekal penting untuk bersaing.
Data center merupakan fasilitas yang mendukung penyimpanan, pengolahan, dan pengelolaan data digital.
Di dalamnya terdapat berbagai sistem teknis yang harus bekerja terintegrasi, mulai dari kelistrikan, pendingin, hingga proteksi kebakaran.
Kompleksitas itu membuat industri data center membutuhkan tenaga kerja dengan kompetensi khusus.
Selain prinsip dasar teknik, calon pekerja perlu mengenal cara kerja sistem, prosedur pengujian, serta standar kualitas dalam instalasi dan operasional fasilitas.
Fasilitas Pelatihan untuk Kompetensi Teknis
PT Maxon Prime Technology meresmikan Design for Manufacturing and Assembly (DFMA) Workshop dan meluncurkan Quality Training Center di Cikarang pada Jumat, 16/10/2026.
Fasilitas ini dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi konstruksi data center dan memperkuat kompetensi tenaga teknik Indonesia di tengah pesatnya pertumbuhan industri pusat data.
Perusahaan menyebut fasilitas tersebut sebagai DFMA Workshop dan Quality Training Center pertama di Indonesia untuk mendukung kebutuhan konstruksi data center.
Pusat pelatihan ini dilengkapi sistem beroperasi langsung atau live system.
Direktur Utama PT Maxon Technology Teh Yee Keong berharap pengembangan fasilitas tersebut membuat proses konstruksi data center berjalan lebih cepat, efisien, dan menghasilkan kualitas pekerjaan yang semakin baik.
Project Director PT Maxon Prime Technology, Tedi Hadisaputra, menjelaskan pembangunan DFMA Workshop bertujuan mempercepat proses instalasi konstruksi, menghemat waktu dan biaya, serta mengurangi pekerjaan ulang atau rework di lapangan.
