Perusahaan asal Changzhou, Provinsi Jiangsu, China, Photon Matrix Lab, diperkirakan mengirim perangkat pembunuh nyamuk laser pertama pada akhir bulan ini.
Perangkat itu memakai teknologi lidar untuk memindai lingkungan sekitar dan mendeteksi objek kecil yang bergerak lambat.
Setelah terdeteksi, nyamuk dihancurkan dengan sinar laser.
Deteksi Manusia dan Hewan Besar
Perangkat ini juga dilengkapi kemampuan mendeteksi manusia atau hewan besar.
Fitur itu berfungsi menghentikan operasi sebelum mereka memasuki area tembak.
Media asing melaporkan prinsip penggunaan laser untuk membunuh nyamuk telah terbukti di laboratorium.
Meski begitu, teknologi ini lama berada dalam tahap penelitian teoretis dan pengembangan prototipe.
Produk tersebut menarik perhatian signifikan di platform crowdfunding Amerika Serikat.
Perusahaan awalnya menargetkan penggalangan dana USD20.000.
Namun produk itu cepat menjadi sensasi media sosial dan akhirnya mengumpulkan lebih dari USD2,8 juta.
Perusahaan kemudian menerima lebih dari 5.000 pesanan, terutama dari Eropa dan Amerika Utara.
