Pembeli iPhone Duo yang terlambat memesan harus bersabar lebih dari tiga bulan.
Hanya 30 menit setelah prapesan dibuka pada Jumat (16/10/2026), estimasi pengiriman pesanan baru mundur ke akhir Januari 2027.
Biang keladinya bukan sepinya peminat, melainkan engsel.
Analis Jeff Pu memangkas proyeksi pengiriman iPhone Duo pada 2026 dari 7 juta menjadi 6 juta unit, turun sekitar 14 persen.
Menurut dia, revisi itu dipicu keterbatasan engsel, bukan lemahnya permintaan, seperti dilaporkan 9to5Mac, Selasa (15/9/2026).
Hasil rakitan rendah
Laporan MacRumors, Selasa (29/9/2026), menunjukkan tingkat keberhasilan perakitan akhir di Foxconn baru sedikit di atas 60 persen per Kamis (17/9/2026).
Sumber rantai pasok menyebutkan, butuh enam bulan hingga setahun lagi agar angka itu matang sesuai standar mutu Apple.
Masalah juga datang dari panel OLED lipat pasokan Samsung Display dan komponen engsel, mulai dari hasil produksi rendah, pengiriman terlambat, hingga perubahan desain.
Apple menyebut engsel iPhone Duo berisi lebih dari 100 komponen dan penutup hasil cetak tiga dimensi. Pendekatan Liquid Metal yang sempat dirancang pun ditinjau ulang.
Menurut laporan MyDrivers, produsen kontrak meminta Apple memilih antara mengejar jumlah produksi atau konsistensi hasil. Produksi yang digenjot berisiko menambah unit cacat dan biaya material terbuang.
