⌂ Beranda News TikTok Kukuhkan Posisi sebagai Medsos Paling Populer di Indonesia Versi APJII 2026

TikTok Kukuhkan Posisi sebagai Medsos Paling Populer di Indonesia Versi APJII 2026

TikTok Kukuhkan Posisi sebagai Medsos Paling Populer di Indonesia Versi APJII 2026
Logo TikTok di layar ponsel
A A Ukuran Teks16px

Platform TikTok kembali menegaskan dominasinya sebagai media sosial yang paling sering diakses oleh masyarakat Indonesia.

Temuan ini terungkap dalam Survei Penetrasi Internet dan Perilaku Pengguna 2026 yang dirilis oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).

>>> Kementerian ESDM Pastikan Mandatori Bioetanol E5 Berlaku Bertahap Mulai Juli 2026

Laporan tersebut menunjukkan bahwa platform berbasis video pendek ini tetap menjadi pilihan utama pengguna internet di tanah air, melampaui Facebook dan Instagram.

Dominasi Lintas Generasi

Keunggulan TikTok terlihat merata di berbagai kalangan usia. Platform ini tidak hanya memikat pengguna muda, tetapi juga menjangkau kelompok usia yang lebih tua.

Pada Generasi Z (13-28 tahun), TikTok memimpin dengan persentase 32,3%, diikuti Instagram sebesar 30,8% dan Facebook sebesar 26,9%.

Di kelompok milenial (29-44 tahun), TikTok unggul dengan 31,9%, disusul ketat oleh Facebook dengan 31,1% dan Instagram sebesar 28,7%.

Bagi Generasi X (45-60 tahun), TikTok memperoleh 31,2%, hanya berselisih tipis di atas Facebook yang meraih 31%, sementara Instagram mengantongi 24,4%.

Pada kelompok Baby Boomers (61-79 tahun), TikTok menorehkan angka 30,7%, bersaing ketat dengan Facebook yang meraih 30,9% dan Instagram di posisi 20,1%.

Bahkan pada kelompok Pre Boomer (di atas 80 tahun), TikTok masih mencatatkan angka akses sebesar 30,6% dan Facebook membayangi dengan 30,3%.

Preferensi Konten Video Pendek

Data survei mencatat sebanyak 29,5% responden memilih format video pendek, termasuk TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts, sebagai konten hiburan digital yang paling sering mereka konsumsi.

>>> Melanie Martinez Berduka Atas Kematian Oliver Tree dalam Kecelakaan Helikopter

Sementara itu, konten media sosial secara umum menempati posisi kedua dengan raihan 26,6%.

Kategori hiburan lain yang turut diminati adalah musik online sebesar 18,4%, disusul oleh video panjang atau layanan streaming yang mencatatkan angka 15,3%.

Berdasarkan aspek gender, kelompok perempuan tercatat lebih aktif menikmati format video pendek ini dibandingkan laki-laki.

Sebanyak 30,7% responden perempuan menjadikan video pendek sebagai pilihan utama, sedangkan responden laki-laki yang memilih konten serupa berada di angka 28,3%.

Persentase Akses dan Durasi Penggunaan

Secara spesifik, TikTok memimpin perolehan sebagai aplikasi media sosial yang paling intensif diakses dengan persentase mencapai 31,8%.

Meskipun angka ini mengalami sedikit penurunan dari capaian tahun 2025 yang sebesar 35,2%, platform kepunyaan ByteDance ini tetap kokoh di posisi puncak.

Facebook membayangi di urutan kedua dengan raihan 29,4%, mengalami kenaikan yang cukup berarti dari posisi 21,6% pada tahun sebelumnya.

>>> IHSG Diproyeksi Bergerak di Rentang 6.150-6.400 pada Rabu

Instagram menyusul di peringkat ketiga dengan mengantongi 27,7%, melonjak secara signifikan dari angka 15,9% pada periode 2025.

Untuk platform komunikasi dan jejaring sosial lainnya, WhatsApp tercatat sebesar 1,7%, X (Twitter) 1,5%, Threads 1%, serta kelompok aplikasi lainnya mengumpulkan 5,5%.

Selain tingkat aksesibilitas, riset APJII juga memetakan lamanya waktu yang dihabiskan masyarakat dalam memanfaatkan media sosial setiap harinya.

Mayoritas pengguna internet di Indonesia terpantau mengalokasikan waktu berkisar antara satu hingga dua jam per hari.

Sebanyak 44,9% responden mengaku aktif di media sosial dalam durasi 1-2 jam tersebut, memperlihatkan kenaikan dari tahun lalu yang berada di angka 34,1%.

Selanjutnya, porsi pengguna yang berselancar selama 2-3 jam sehari mencapai 37,9% dari total responden.

Kelompok masyarakat yang menghabiskan waktu dengan durasi 3-4 jam per hari tercatat sebanyak 6,9%.

Adapun masyarakat yang menggunakan media sosial dengan durasi panjang melampaui empat jam sehari berada di angka 2,4%.

>>> 11 Kebiasaan Pemilik IQ Tinggi yang Bisa Kembangkan Kemampuan Berpikir

Di sisi lain, pengguna yang tercatat paling minim mengakses media sosial dengan durasi kurang dari satu jam sehari berada di angka 7,9%.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru