Komisi XII DPR menyetujui usulan pagu indikatif Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tahun Anggaran 2027 senilai Rp27,33 triliun.
Kesepakatan ini dicapai dalam Rapat Kerja Penetapan RKA-KL/RKP Tahun 2027 pada Senin (15/6/2026).
>>> Jadwal Piala Dunia 15 Juni 2026: Spanyol vs Tanjung Verde Malam Ini
Ketua Komisi XII DPR-RI Bambang Patijaya menetapkan keputusan tersebut di hadapan Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung. Persetujuan diberikan setelah pembahasan intensif bersama jajaran Eselon I Kementerian ESDM.
"Hasil kesepakatan Komisi XII DPR RI dengan seluruh Eselon I Kementerian ESDM yang telah dilakukan hari ini adalah sebagai berikut.
Yang sudah disepakati unit Setjen sampai BPMA dengan total Rp 27,33 triliun," ujar Bambang.
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung memaparkan rincian usulan anggaran per unit kerja yang totalnya mencapai Rp27,34 triliun.
>>> Saham BBCA Melonjak 5,49 Persen Setelah Sempat Terpuruk
Alokasi terbesar diarahkan untuk Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi senilai Rp11,3 triliun serta Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan sebesar Rp10,460 triliun.
Porsi anggaran lainnya tersebar untuk BPSDM ESDM sebesar Rp881,43 miliar, Badan Geologi Rp749,49 miliar, Ditjen Minerba Rp702,53 miliar, Sekretariat Jenderal Rp532,75 miliar, dan BPH Migas Rp474,43 miliar.
Ditjen EBTKE mendapatkan Rp1,8 triliun, Inspektorat Jenderal Rp124,46 miliar, BPMA Rp105,31 miliar, Ditjen Penegakan Hukum Rp86,38 miliar, serta Setjen DEN Rp78,60 miliar.
Fokus pada Infrastruktur Energi
Sekitar 82 persen atau sebesar Rp22,48 triliun dari total pagu indikatif difokuskan untuk program strategis infrastruktur energi.
>>> Bursa Asia Melesat, Harga Minyak Anjlok Imbas Kesepakatan Damai AS-Iran
Dana ini mencakup program konversi motor listrik Rp635,24 miliar, kompor listrik Rp815,56 miliar, pembangunan 3 unit PLTMH Rp58,58 miliar, serta pembagian 14.000 paket konverter kit petani Rp158,50 miliar.
Kementerian ESDM juga mengalokasikan Rp9,75 triliun untuk infrastruktur listrik desa di 3.054 lokasi dan Rp520 miliar bagi program Bantuan Pasang Baru Listrik 250.000 rumah tangga.
Sektor gas mendapatkan jatah jargas rumah tangga sebesar Rp5,21 triliun, pipa gas Dusem Rp3,94 triliun, pipa transmisi Semarang-Solo-Jogjakarta Rp702,38 miliar, dan pipa Cirebon-Bandung Rp577,56 miliar.
Setelah mendengar rincian penjelasan, Bambang meminta persetujuan dari seluruh anggota Komisi XII. "Setuju ya, saya ketok.
>>> Kesepakatan Damai AS-Iran Kurangi Beban Subsidi APBN
Komisi XII DPR RI menyetujui pagu indikatif Kementerian ESDM tahun 2027 sebesar Rp 27,335 triliun," pungkas Bambang.