Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mendapat dampak positif dari kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Kesepakatan itu berimplikasi langsung pada penurunan harga minyak dunia.
Penurunan harga minyak mengurangi alokasi dana yang disiapkan pemerintah untuk subsidi energi.
>>> Nico Williams Berjuang Pulih dari Cedera Jelang Piala Dunia 2026
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan hal tersebut di Gedung DPR, Jakarta, Senin malam (15/6/2026).
"Kan kemarin sebagian anggaran sudah kita sisihkan untuk subsidi sehingga akan jauh berkurang, ada ruang untuk memberi pembiayaan program-program lain yang dianggap penting oleh Presiden.
Jadi kita lihat seperti apa dan baru kita adjust," ujar Purbaya.
>>> Beasiswa Pijar Berdaya 2026 Dibuka bagi Pelajar Prasejahtera
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata melalui media sosial pada hari Minggu.
Ia menyatakan pembukaan kembali Selat Hormuz tanpa biaya serta pencabutan blokade laut terhadap pelabuhan di Iran.
>>> Pemerintah Terbitkan Panda Bond untuk Perkuat Rupiah di Pasar China
"Kapal-kapal di seluruh dunia, nyalakan mesin kalian. Biarkan minyak kembali mengalir!"
tulis Trump di Truth Social.
Pihak Iran melalui Dewan Keamanan Nasional Tertinggi dan Wakil Menteri Luar Negeri Kazem Gharibabadi membenarkan tercapainya kesepakatan tersebut.
>>> Bahlil Lahadalia Bentuk Tim Pengadaan Energi Primer PLN
Prosesi penandatanganan perjanjian secara resmi dijadwalkan berlangsung di Swiss pada Jumat mendatang. Mediasi dilakukan oleh Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif.
