PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) menyiapkan sejumlah langkah adaptif untuk merespons ketidakpastian ekonomi global dan pergeseran pola belanja konsumen yang semakin selektif.
Strategi penyesuaian bisnis ini disampaikan manajemen perseroan di Jakarta pada Selasa (9/6/2026).
Langkah taktis emiten berkode saham MTDL berfokus pada perluasan portofolio, pendalaman interaksi dengan pelanggan, serta penguatan bisnis yang menghasilkan pendapatan berulang.
Perseroan mengonfirmasi komitmen penataan ini demi menjaga pertumbuhan usaha di tengah situasi pasar Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) nasional yang penuh tantangan.
Penataan Unit Bisnis dan Peluang Ekspansi
Pada unit bisnis solusi dan konsultasi digital, perseroan akan menata ulang arsitektur solusi dan memperluas kolaborasi dengan prinsipal baru yang mengusung teknologi alternatif yang efisien.
Hal ini disampaikan oleh Presiden Direktur MTDL, Susanto Djaja.
Unit bisnis distribusi digital juga akan dimaksimalkan dengan memanfaatkan keunggulan portofolio produk dan solusi yang sudah tersedia.
Langkah pendukung kinerja ini diimplementasikan melalui penambahan ragam produk smartphone serta notebook baru untuk memenuhi kebutuhan pasar retail secara menyeluruh.
Manajemen MTDL tetap melihat adanya peluang ekspansi yang prospektif melalui pengaktifan berbagai proyek strategis milik pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Sektor publik dan korporasi menjadi target utama penawaran rangkaian solusi teknologi terintegrasi dari perseroan.
Selain proyek strategis pemerintah, kebutuhan industri untuk menekan pengeluaran, modernisasi data, keamanan siber, dan pemanfaatan cloud juga akan menciptakan permintaan layanan kepada perseroan.
Di tengah dinamika geopolitik, MTDL berhasil mencatatkan pertumbuhan positif dengan pendapatan Rp 6,7 triliun pada kuartal I-2026, tumbuh 21,4% secara tahunan (YoY).
Laba bersih perseroan pada periode yang sama juga naik 3,4% YoY menjadi Rp 158,9 miliar.