⌂ Beranda News IHSG Menguat 1,41% ke 6.343 pada Perdagangan Rabu 17 Juni 2026

IHSG Menguat 1,41% ke 6.343 pada Perdagangan Rabu 17 Juni 2026

IHSG Menguat 1,41% ke 6.343 pada Perdagangan Rabu 17 Juni 2026
Grafik IHSG menguat pada 17 Juni 2026
A A Ukuran Teks16px

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan dengan bergerak di zona hijau.

Dilansir dari Bloomberg Technoz, indeks saham domestik melonjak 88,76 poin atau menguat 1,41% ke posisi 6.343 hingga pukul 09.09 WIB.

>>> Cara Menggunakan Dua Akun WhatsApp dalam Satu iPhone

Performa ini menempatkan IHSG sebagai bursa saham dengan kenaikan tertinggi nomor satu di Asia pada pagi ini.

Capaian tersebut lebih tinggi dibandingkan indeks KOSDAQ di Korea Selatan yang menguat 1,2%.

Pergerakan pasar saham Asia terpantau variatif.

Bursa yang melemah meliputi TW Weighted Index (Taiwan), PSEi (Filipina), Shanghai Composite (China), KOSPI (Korea Selatan), dan Hang Seng (Hong Kong).

Sementara itu, beberapa bursa regional lainnya bergerak menguat mendampingi IHSG. Di antaranya KOSDAQ, Straits Times (Singapura), Topix (Jepang), NIKKEI 225 (Tokyo), Shenzhen Comp.

, dan CSI 300 (China).

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat volume perdagangan awal mencapai 4,47 miliar saham. Nilai transaksi menyentuh Rp3,31 triliun dari frekuensi perdagangan sebanyak 310.555 kali.

Dalam pergerakan saham individu, terdapat 390 saham menguat dan 144 saham mengalami penurunan. Sebanyak 184 saham terpantau tidak mengalami perubahan posisi.

Sentimen Positif dari Kesepakatan Damai AS-Iran

Riset BRI Danareksa Sekuritas menjelaskan bahwa kesepakatan damai antara AS dan Iran menjadi motor penggerak rupiah ke kisaran Rp17.700 per dolar AS.

>>> Pertamina Cari 800.000 Barel Avtur untuk Pasokan Juli 2026

Kondisi ini meredakan kekhawatiran pasar terhadap risiko geopolitik dan harga energi.

"IHSG berpotensi melanjutkan penguatan seiring terbentuknya pola V-shape recovery dan keberhasilannya kembali bertahan di atas level psikologis 6.000," papar BRI Danareksa.

Proyeksi ini ditopang oleh ekspektasi Bank Indonesia dan The Fed mempertahankan suku bunga. Penurunan harga minyak dunia setelah kesepakatan damai juga menjadi katalis positif.

Secara teknikal, tren rebound diperkirakan tetap terjaga selama indeks bertahan di atas rentang support 6.071–5.931.

Langkah ini membuka peluang menuju area resistance di level 6.300–6.360.

BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan saham BMRI, MDKA, dan SMIL untuk perdagangan hari ini.

Penurunan harga minyak mentah global dinilai memberikan dampak positif bagi pasar domestik. Phintraco Sekuritas menyebutkan sentimen ini meredakan tekanan inflasi dan mengurangi potensi pelebaran defisit APBN.

Berdasarkan laporan Bloomberg News, harga minyak dunia menyentuh level terendah dalam tiga bulan terakhir.

Kebijakan AS yang mengizinkan Iran kembali menjual minyak mentah di bawah kesepakatan baru diproyeksikan menambah pasokan global.

"AS dilaporkan akan mengizinkan Iran untuk segera mulai menjual minyak mentah sesuai dengan ketentuan kesepakatan untuk mengakhiri konflik," papar Phintraco.

>>> Rupiah Melemah ke Rp 17.736 per Dolar AS pada 17 Juni 2026

Minyak mentah WTI kini ditransaksikan di bawah US$77 per barel setelah turun 16% dalam empat sesi.

Harga acuan Brent juga ditutup melemah di bawah US$79 per barel.

Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham BMRI, BBCA, MYOR, UNVR, dan ANTM sebagai portofolio pilihan hari ini.

Analis CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan bahwa kombinasi penurunan harga minyak, penguatan rupiah, dan apresiasi komoditas akan menjadi stimulus positif.

Namun, ada potensi sentimen negatif dari pelemahan mayoritas indeks Wall Street dan aksi ambil untung.

"IHSG diprediksi bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 6.115–5.975 dan resistance 6.395–6.535," terang CGS International.

Saham pilihan CGS International meliputi ANTM, ARCI, BRMS, HRTA, BMRI, dan BBCA.

Panin Sekuritas juga memproyeksikan indeks saham domestik melanjutkan tren kenaikan. Katalis utamanya dari meredanya tensi geopolitik, penguatan komoditas, stabilitas rupiah, dan penurunan outflow investor asing.

"Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan menguat," mengutip riset harian Panin Sekuritas.

>>> Polisi Pastikan Mahasiswa UGM dan Keluarga Tewas Keracunan Karbon Monoksida

Saham pilihan Panin Sekuritas adalah MYOR, PSAB, dan MTEL.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru