PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) mencatat laba bersih sebesar Rp941 miliar pada kuartal I-2026. Capaian ini meningkat 5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pendapatan perseroan melonjak 11% menjadi Rp3,6 triliun. Pertumbuhan ini didorong oleh lini bisnis FTTT dan konektivitas.
>>> DEN Soroti Efisiensi Program Makan Bergizi Gratis untuk Jaga Kepercayaan Investor
Menurut catatan Sucor Sekuritas, bisnis FTTT tumbuh 4% dan konektivitas melesat 44%. EBITDA perseroan juga naik 4% menjadi Rp2,8 triliun, setara 25% dari target tahunan.
>>> Kemenkes Audit Kematian Empat Dokter Internship, Beban Kerja Bukan Penyebab Utama
Secara operasional, jumlah menara telekomunikasi TOWR melonjak 325% secara kuartalan menjadi 36.572 menara. Jumlah penyewa naik 203% menjadi 60.743, dengan tenancy ratio 1,66 kali.
Sektor nonmenara juga menunjukkan pertumbuhan signifikan. Jumlah rumah yang terhubung koneksi bertambah 59% secara tahunan menjadi 289 ribu rumah.
>>> Jepang Gencarkan Perawatan Prakonsepsi untuk Atasi Penurunan Kelahiran
Atas kinerja tersebut, Sucor Sekuritas memberikan rekomendasi beli untuk saham TOWR. Target harga saham ditetapkan Rp920 per lembar, mencerminkan potensi kenaikan 185% dari harga terakhir Rp322.
>>> Cara Klaim DANA Kaget Terbaru dengan Mudah dan Aman
Target harga itu berdasarkan PER 2026 sebesar 14,3 kali dan EV/EBITDA 9 kali.