⌂ Beranda News RHB Sekuritas Pertahankan Overweight Saham Perbankan Indonesia
News

RHB Sekuritas Pertahankan Overweight Saham Perbankan Indonesia

Grafik saham perbankan Indonesia
Grafik saham perbankan Indonesia
A A Ukuran Teks16px

RHB Sekuritas mempertahankan rekomendasi overweight untuk saham perbankan Indonesia pada Senin (8/6/2026).

Keputusan ini diambil meskipun kekhawatiran terhadap sejumlah indikator makroekonomi dalam negeri meningkat.

Lembaga sekuritas itu menilai fundamental industri perbankan nasional tetap kuat.

Pertumbuhan kredit yang solid, kualitas aset terjaga, dan laba yang sehat menjadi penopang utama.

Analis RHB Sekuritas, Andrey Wijaya dan David Chong, menyatakan fundamental sektor tetap tangguh.

Mereka mempertahankan saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) sebagai pilihan utama.

Data empat bulan pertama 2026 menunjukkan laba bank-only dari emiten dalam cakupan riset tumbuh 8,7 persen secara tahunan.

Pertumbuhan ini didorong pendapatan berbasis komisi yang resilien dan biaya kredit yang lebih rendah.

Pre-provision operating profit juga tumbuh 6,6 persen secara tahunan.

Ekspansi kredit industri mencapai 11,7 persen secara tahunan, dengan motor utama dari bank besar.

Namun, margin bunga bersih turun dari 5,0 persen menjadi 4,9 persen akibat persaingan kredit ketat dan kenaikan suku bunga bank sentral.

Likuiditas perbankan tetap kuat, didukung kebijakan devisa hasil ekspor baru yang mendorong pertumbuhan deposito 11,5 persen secara tahunan.

Rasio simpanan terhadap pinjaman berada di level 89,1 persen.

Penurunan harga saham perbankan belakangan ini lebih disebabkan sentimen makro seperti depresiasi rupiah dan risiko penurunan peringkat kredit.

RHB Sekuritas memandang koreksi tersebut sebagai peluang akumulasi bagi investor jangka panjang.

📰 Update Terbaru