PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) memimpin penguatan saham perbankan pada perdagangan Rabu (10/6/2026).
Saham BBNI melonjak 5,20% ke level Rp3.440 per saham hingga pukul 09.20 WIB.
Pergerakan saham BBNI berada dalam rentang Rp3.300 hingga Rp3.470 per saham. Sebelumnya, saham BBNI ditutup di level Rp3.270 pada perdagangan sebelumnya.
Respons Pasar Terhadap Kenaikan BI Rate
Kenaikan ini terjadi sehari setelah Bank Indonesia memutuskan menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,50%.
Keputusan tersebut diumumkan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada Selasa (9/6/2026).
Sektor keuangan secara keseluruhan mencatat kenaikan 2,09% pada perdagangan pagi. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menguat 2,43% ke level Rp5.275 per saham.
Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) naik 1,47% ke posisi Rp4.150 per saham.
Sementara itu, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menguat 0,85% ke level Rp1.185 per saham.
Kenaikan juga terjadi pada saham PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) sebesar 1,32% ke Rp1.540.
Saham PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) naik 0,25% ke Rp3.980, dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) naik 0,27% ke Rp1.845.
Bank Indonesia juga menaikkan suku bunga Deposit Facility menjadi 4,50% dan Lending Facility menjadi 6,25%.
Langkah ini diambil untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan mengendalikan inflasi.
Otoritas moneter menyatakan kebijakan ini sebagai langkah pre-emptive menjaga inflasi dalam kisaran sasaran 2,5±1% pada 2026 dan 2027.
Kenaikan suku bunga diharapkan meningkatkan daya tarik imbal hasil instrumen keuangan dalam negeri.