⌂ Beranda News Dokter Ungkap Risiko Saraf Kejepit akibat Posisi Duduk Work From Cafe

Dokter Ungkap Risiko Saraf Kejepit akibat Posisi Duduk Work From Cafe

Dokter Ungkap Risiko Saraf Kejepit akibat Posisi Duduk Work From Cafe
Ilustrasi posisi duduk work from cafe yang berisiko saraf kejepit
A A Ukuran Teks16px

Tren Work From Cafe (WFC) memang menawarkan suasana kerja yang lebih santai. Namun, di balik kenyamanan itu, ada risiko kesehatan yang mengintai.

Dokter spesialis bedah saraf, dr Victorio, SpBS, mengungkapkan bahwa kursi di kafe umumnya mengutamakan estetika.

>>> AMD Luncurkan Prosesor Ryzen dan GPU Radeon RX Terbaru di Computex 2026

Desainnya tidak dirancang untuk menopang tubuh saat bekerja di depan laptop dalam waktu lama.

Akibatnya, postur tubuh yang buruk bisa memicu ketegangan otot kronis. Dalam jangka panjang, kondisi ini berisiko menyebabkan Herniated Nucleus Pulposus (HNP) atau saraf kejepit.

Tips Mencegah Saraf Kejepit saat WFC

Menurut dr Rio, kursi ergonomis adalah yang paling aman untuk bekerja. Namun, jika di kafe tidak tersedia, ada beberapa kiat yang bisa dilakukan.

>>> Prabowo Teken PP Tata Kelola Ekspor Komoditas SDA Strategis

Pertama, pilih kursi yang tidak terlalu empuk.

"Dasarnya harus cukup keras, sehingga tubuh tidak terlalu terbebani," katanya di Lamina Hospitals, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2026).

Kedua, atur durasi duduk. "Setiap satu sampai dua jam, kita harus berdiri dan melakukan relaksasi untuk otot dan sendi," lanjutnya.

>>> Ruben Onsu Respons Singkat Video Permintaan Maaf Sarwendah

Dokter Rio juga menjelaskan bahwa tidak semua sakit pinggang berarti saraf kejepit. Ada kondisi axial pain, yaitu nyeri yang hanya berpusat di satu titik tulang belakang tanpa menyebar.

"Itu biasanya yang sifatnya ringan," ujarnya.

Sebaliknya, jika nyeri sudah menjalar ke kaki, itu disebut radicular pain dan perlu diwaspadai. "Itu red flag," tutupnya.

>>> Bank Sentral China Borong 320.000 Troy Ons Emas pada Mei

Kebiasaan Gen Z yang gemar WFC sering mengabaikan risiko ini. Apalagi jika ditambah kebiasaan membawa tas berat berisi peralatan kerja.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru