People's Bank of China (PBOC) kembali menambah cadangan emasnya pada bulan Mei. Bank sentral China itu membeli 320.000 troy ons emas batangan.
Pembelian ini memperpanjang rekor pembelian beruntun selama 19 bulan berturut-turut. Durasi tersebut menjadi yang terpanjang sejak PBOC mulai mempublikasikan data cadangan emas secara rutin pada 2015.
>>> Debut Manis Santiago Beltrán Bersama Timnas Argentina Lawan Honduras
Tekanan Harga Emas Global
Harga emas global melandai sepanjang Mei. Tren penurunan bulanan terjadi tiga bulan beruntun setelah harga sempat mencapai puncak pada akhir Januari.
>>> Inspirasi Nama Anak Berawalan J dari Artis Indonesia, Modern dan Penuh Makna
Daya tarik emas sebagai aset tanpa imbal hasil tertekan oleh kekhawatiran inflasi. Ekspektasi suku bunga tinggi dalam jangka panjang akibat konflik di Timur Tengah juga membebani harga.
>>> Prabowo Teken Aturan Ekspor Satu Pintu Lewat BUMN Khusus
Meski demikian, pembelian oleh bank sentral dunia tetap menjadi penyangga utama harga emas. Goldman Sachs Group Inc memproyeksikan intensitas pembelian akan semakin meningkat.
>>> Argentina Hadapi Aljazair, Austria, dan Yordania di Grup J Piala Dunia 2026
Dorongan diversifikasi cadangan devisa oleh berbagai negara diperkirakan semakin kuat. Hal ini dipicu oleh dinamika geopolitik global yang terjadi saat ini.
