⌂ Beranda News Sakit Pinggang Jelang Tidur Belum Tentu Gejala Saraf Kejepit
News

Sakit Pinggang Jelang Tidur Belum Tentu Gejala Saraf Kejepit

Ilustrasi sakit pinggang saat tidur
Ilustrasi jadwal tidur tidak teratur dan risiko kesehatan jantung
A A Ukuran Teks16px

Banyak orang mengalami nyeri pinggang saat berbaring di tempat tidur setelah seharian beraktivitas. Kondisi ini kerap menimbulkan kekhawatiran akan adanya saraf kejepit.

Dokter spesialis bedah saraf dari Lamina Hospital, dr Victorio, SpBS, menjelaskan bahwa rasa nyeri tersebut umumnya bukan saraf kejepit.

Menurutnya, penyebab paling sering adalah overuse pada otot atau sendi tulang belakang.

"Belum (saraf kejepit).

Itu hanya biasanya gejala dari overuse dari otot atau sendi-sendi di tulang belakang," kata dr Rio saat ditemui di Lamina Hospital, Jumat (5/6/2026).

Ia menambahkan, jika nyeri mereda setelah mengoreksi posisi atau beristirahat, maka kemungkinan besar bukan saraf kejepit.

Penanganan Awal di Rumah

Dokter Rio membagikan langkah penanganan awal yang bisa dilakukan sendiri di rumah. Saat nyeri hebat muncul, langkah pertama adalah istirahat dan kompres dingin di titik yang paling sakit.

"Ibu apabila terjadi di detik-detik pertama, tapi kalau sudah dua atau tiga hari, kita bisa ganti kompres kita dengan yang hangat," katanya.

Diagnosis saraf kejepit tidak bisa ditegakkan hanya dari sakit pinggang biasa. Ada tanda khas yang perlu diwaspadai, yaitu nyeri yang menjalar hingga ke kaki.

"Kalau yang sudah dirasakan oleh pekerja itu nyeri pinggang, yang menjalar sampai ke kaki atau kita bilang radicular pain itu kita sudah billing sesuatu red flag," ujar dr Rio.

Sensasi nyeri menjalar ini biasanya dirasakan dari pinggang hingga paha, lutut, betis, bahkan telapak kaki. Jika mengalami gejala tersebut, disarankan segera berobat ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

📰 Update Terbaru