⌂ Beranda News Dokter Spesialis Bedah Saraf Ungkap Solusi Modern Atasi Saraf Kejepit

Dokter Spesialis Bedah Saraf Ungkap Solusi Modern Atasi Saraf Kejepit

Dokter Spesialis Bedah Saraf Ungkap Solusi Modern Atasi Saraf Kejepit
Dokter spesialis bedah saraf melakukan prosedur minimal invasif untuk saraf kejepit
A A Ukuran Teks16px

Keluhan nyeri pinggang hingga kesemutan akibat saraf kejepit semakin banyak menyerang usia produktif.

Gangguan tulang belakang ini mengintai karyawan kantoran yang duduk terlalu lama, content creator, hingga anak muda yang aktif berolahraga intens.

>>> IHSG dan Rupiah Ambles ke Level Terendah di Asia

Kondisi yang kerap disebut sebagai silent disease ini dipublikasikan dalam studi Global Burden of Disease 2021 pada 2025.

Data tersebut menyatakan bahwa low back pain atau nyeri punggung bawah masih menjadi pemicu utama disabilitas di dunia yang kasusnya terus melonjak pada usia kerja.

Gaya hidup sedentari dan minimnya aktivitas fisik didapati berkaitan erat dengan peningkatan risiko gangguan ini.

Banyak pasien rela merogoh kocek dalam-dalam untuk berobat ke luar negeri demi mendapatkan penanganan yang dianggap lebih modern dan minim risiko operasi besar.

Padahal, Indonesia saat ini telah memiliki dokter bedah saraf berpengalaman yang didukung teknologi medis canggih.

Salah satunya tersedia di Rumah Sakit Lamina yang menjadi rujukan penanganan saraf kejepit dengan pendekatan minimal invasif serta pemulihan yang lebih cepat.

Tim Dokter Spesialis Bedah Saraf di Rumah Sakit Lamina

Rumah Sakit Lamina didukung oleh tim dokter spesialis bedah saraf yang memiliki keahlian dalam penanganan gangguan tulang belakang.

Berikut adalah para dokter yang menangani kasus saraf kejepit:

Dr. Mahdian Nur Nasution, Sp. BS aktif mengembangkan metode penanganan saraf kejepit modern di Indonesia bernama Joimax.

Ia berpengalaman luas dalam menangani kasus gangguan tulang belakang dari tingkat ringan hingga berat.

>>> Telkom Luncurkan AIcosystem, Integrasikan Kapabilitas AI untuk Industri dan Masyarakat

Selain memberikan tindakan medis, ia aktif mengedukasi masyarakat melalui seminar dan media digital mengenai pentingnya deteksi dini.

Bagi dr. Mahdian, nyeri merupakan sinyal penting tubuh yang harus dipahami secara menyeluruh agar pasien memperoleh terapi yang efektif.

Dr. Yosi Yudya Satria, Sp. BS memiliki pengalaman panjang dalam menangani kasus nyeri dan saraf tulang belakang.

Pendekatannya yang komunikatif serta detail dalam menganalisis kondisi membuat dirinya dipercaya oleh banyak pasien dari berbagai wilayah.

Ia menerapkan metode terapi yang disesuaikan secara personal dengan kondisi masing-masing pasien. Pendekatan ini memberikan rasa nyaman yang lebih tinggi bagi pasien selama menjalani masa pengobatan.

dr. Bismo Nugroho Pinandito, Sp. BS-FTB, FINSS, FINPS menguasai kompetensi penanganan gangguan sistem saraf melalui tindakan bedah maupun non-bedah.

Layanannya meliputi penanganan pada otak, sumsum tulang belakang, hingga jaringan saraf perifer yang kompleks.

Melalui evaluasi menyeluruh berbasis teknologi modern, dr. Bismo berfokus memberikan terapi yang efektif. Langkah ini diambil untuk meminimalkan risiko tindakan medis yang tidak diperlukan oleh pasien.

Dr. Faisal, Sp. BS mengantongi pengalaman mendalam dalam bidang bedah saraf dan gangguan tulang belakang.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru