⌂ Beranda News PT Integrated Healthcare Indonesia Pasang PLTS untuk Pangkas Emisi

PT Integrated Healthcare Indonesia Pasang PLTS untuk Pangkas Emisi

PT Integrated Healthcare Indonesia Pasang PLTS untuk Pangkas Emisi
Panel surya di atap pabrik PT Integrated Healthcare Indonesia Jakarta Timur
A A Ukuran Teks16px

PT Integrated Healthcare Indonesia (IHI) memperkuat langkah green manufacturing melalui pemanfaatan energi surya di fasilitas produksi mereka di Jakarta Timur.

Upaya ini menjadi bagian dari strategi efisiensi energi sekaligus pemotongan emisi di industri layanan kesehatan yang memerlukan daya tinggi.

>>> Harga Yamaha Aerox Alpha Naik Rp 200 Ribu per Juni 2026

Perusahaan yang menjadi bagian dari Kenvue tersebut telah mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) On Grid sejak Februari 2026.

Proyek ini memiliki kapasitas 777,98 kilowatt-peak (kWp) dan dikembangkan bersama SUN Energy selaku penyedia solusi energi terbarukan.

Dampak Lingkungan dan Operasional

Infrastruktur ini diproyeksikan mampu menyuplai sekitar 1,01 juta kWh listrik per tahun.

Langkah tersebut juga berpotensi menurunkan emisi karbon hingga 787,73 ton CO2 setiap tahunnya, atau setara dengan dampak positif penanaman lebih dari 13.000 pohon.

>>> Harga Emas Terancam Lanjutkan Pelemahan Setelah Tembus Support

Penerapan energi surya ini juga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional perusahaan. Langkah ini sekaligus meminimalkan ketergantungan pada fluktuasi biaya energi konvensional yang kerap berubah.

Daya listrik yang diproduksi oleh PLTS tersebut dialokasikan untuk memenuhi beragam kebutuhan operasional pabrik.

Pasokan energi ini menyokong sistem pendingin, pengolahan air, pencahayaan, hingga fasilitas produksi serta ruang pergudangan.

Presiden Direktur PT Integrated Healthcare Indonesia, Teerasak Lueuwirat, menyatakan bahwa pemanfaatan energi surya menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan efisiensi sekaligus mendorong keberlanjutan bisnis.

>>> Menkeu Purbaya Tanggapi Isu Jual Indonesia Terkait Rupiah dan IHSG

"Pemanfaatan energi surya melalui instalasi panel surya merupakan langkah konkret untuk mendukung pengurangan emisi karbon sekaligus meningkatkan efisiensi energi secara berkelanjutan," ujarnya.

CEO SUN Energy, Jefferson Kuesar, menilai bahwa sektor healthcare memiliki karakteristik kebutuhan energi yang kritis karena harus menjaga standar kualitas dan keandalan yang tinggi.

"Transisi energi di sektor ini tidak hanya berbicara soal dekarbonisasi, tetapi juga tentang ketahanan energi dan efisiensi operasional jangka panjang," katanya.

Transformasi energi di sektor manufaktur healthcare Indonesia kini mulai bergerak dari sekadar kepatuhan lingkungan menjadi strategi bisnis.

>>> Bisnis Kripto Keluarga Trump Raup Pendapatan Rp 2,7 Triliun

Langkah dari IHI ini memperlihatkan upaya memperkuat daya saing dan keberlanjutan dalam jangka panjang.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru