⌂ Beranda News Pertamina Pasang PLTS di Kapal Patra 2303 untuk Kurangi Emisi Karbon

Pertamina Pasang PLTS di Kapal Patra 2303 untuk Kurangi Emisi Karbon

Pertamina Pasang PLTS di Kapal Patra 2303 untuk Kurangi Emisi Karbon
Kapal Patra 2303 dengan panel surya di atas dek
A A Ukuran Teks16px

PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kapal Oil Barge (OB) Patra 2303.

Langkah ini merupakan upaya dekarbonisasi di sektor maritim.

>>> Investor Asing Lepas Saham BUMI Rp 335,5 Miliar saat IHSG Melonjak

Sistem panel surya off-grid berkapasitas 11,5 kWp terintegrasi dengan Battery Energy Storage System (BESS) berkapasitas 32 kWh.

Proyek ini diproyeksikan mampu menekan emisi karbon hingga 79,2 ton CO2 per tahun.

Selain itu, penggunaan bahan bakar diesel dapat dihemat sekitar 28,08 kiloliter per tahun. Inovasi ini menunjukkan bahwa pengurangan bahan bakar fosil bisa dilakukan di wilayah perairan.

Kolaborasi dan Standar Keselamatan

Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis PT Pertamina, Agung Wicaksono, mengatakan pemanfaatan energi surya yang dipadukan baterai membuktikan dedieselisasi bisa dilakukan di laut.

>>> Harga Emas Digital 16 Juni 2026 Bergerak Variatif, Dipicu Pasar Global

Menurutnya, Pertamina siap mendukung percepatan transisi energi.

Proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara PT Pertamina New & Renewable Energy (PNRE), PTK sebagai operator armada, dan Pertamina International Shipping (PIS).

Plt. Direktur Utama PT Pertamina Trans Kontinental, Eko Cahyadi, menyebut aspek keselamatan menjadi perhatian utama.

Pemasangan dilakukan pada kapal yang mengangkut muatan berbahaya, sehingga standar keselamatan lebih ketat.

Implementasi PLTS dijalankan dengan standar HSSE tinggi agar sistem aman tanpa mengganggu operasional kapal tanker minyak.

>>> Argentina Hadapi Aljazair pada Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Direktur Perencanaan Bisnis PT Pertamina International Shipping (PIS), Eka Suhendra, menilai proyek ini menjadi tonggak penting strategi dekarbonisasi maritim Pertamina.

Keberhasilan proyek menunjukkan transisi energi dapat berjalan melalui kolaborasi, inovasi, dan keberanian menghadirkan teknologi baru.

Pertamina menargetkan pengurangan emisi karbon hingga 1,9 juta ton CO₂ demi mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060.

Target tersebut mencakup penurunan emisi Gas Rumah Kaca Cakupan 1 dan 2 hingga 30 persen.

>>> PT Niramas Utama Tbk Tawarkan Saham IPO Maksimal Rp1.120

Pada dua bulan pertama tahun ini, realisasi penurunan emisi di lingkungan Pertamina mencapai 354.609 ton CO2, atau 112 persen dari target periode berjalan.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru