⌂ Beranda News Iran Luncurkan Tujuh Rudal Balistik ke Bahrain dan Kuwait

Iran Luncurkan Tujuh Rudal Balistik ke Bahrain dan Kuwait

Iran Luncurkan Tujuh Rudal Balistik ke Bahrain dan Kuwait
Peluncuran rudal Iran ke Bahrain dan Kuwait
A A Ukuran Teks16px

"Dia juga menegaskan kembali 'solidaritas penuh' kerajaan tersebut dengan Bahrain dan 'mendukung segala tindakan yang diperlukan untuk menjaga keamanan dan stabilitasnya'," tulis media itu lagi.

Uni Emirat Arab turut mendesak perlunya koalisi yang solid di antara negara-negara Teluk untuk merespons agresi militer yang dinilai mengancam stabilitas bersama.

>>> Cara Klaim DANA Kaget Terbaru Hari Ini, Saldo Gratis Cair Instan

"Sikap tegas, bersatu, dan kohesif di Teluk sangat penting.

Tidak ada negara Teluk yang harus menghadapi serangan ini sendirian, karena keamanan negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) saling berhubungan, kepentingan mereka sama, dan nasib mereka sama," kata penasihat presiden UEA Anwar Gargash dalam sebuah postingan di X, dikutip AFP.

Perwakilan UEA tersebut menegaskan bahwa ancaman keamanan terhadap satu anggota GCC merupakan ancaman langsung bagi seluruh kawasan Teluk.

"Agresi ini tidak hanya menargetkan satu negara, tapi menargetkan kita semua," tambahnya.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri UEA secara resmi mengeluarkan pernyataan tertulis yang mengutuk keras serangan drone dan rudal Iran yang menyasar wilayah kedaulatan Kuwait.

"UEA menegaskan kembali dukungannya terhadap semua upaya yang dilakukan Kuwait untuk mempertahankan keamanan dan stabilitasnya," demikian bunyi pernyataan kementerian.

Serangan drone Iran sebelumnya di Bandara Internasional Kuwait dilaporkan sempat merusak fasilitas penerbangan di Terminal 4 serta menyebabkan satu warga negara India tewas dan 63 lainnya luka-luka.

Otoritas Penerbangan Sipil Umum Kuwait (GCAC) akhirnya membuka kembali operasional Terminal 4 secara terbatas khusus untuk maskapai Kuwait Airways setelah melakukan inspeksi keselamatan pascaserangan.

"Tindakan hukum akan diterapkan terhadap maskapai yang beroperasi tanpa izin sesuai dengan peraturan yang berlaku," ujar Al Rajhi.

>>> Kemendikdasmen Cairkan Dana PIP 2026 Secara Bertahap Lewat SIPINTAR

Langkah penertiban ini diumumkan oleh pihak otoritas penerbangan sipil bersamaan dengan rencana ekspansi Kuwait Airways yang akan menambah 13 rute internasional baru dari Terminal 4 mulai pekan depan.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru