⌂ Beranda News Kementan Buka Beasiswa SDM Kelapa Sawit 2026, Gratis Biaya Kuliah hingga Hidup

Kementan Buka Beasiswa SDM Kelapa Sawit 2026, Gratis Biaya Kuliah hingga Hidup

Kementan Buka Beasiswa SDM Kelapa Sawit 2026, Gratis Biaya Kuliah hingga Hidup
Ilustrasi perkebunan kelapa sawit
A A Ukuran Teks16px

Kementerian Pertanian (Kementan) resmi meluncurkan Program Beasiswa Sumber Daya Manusia (SDM) Perkebunan Kelapa Sawit tahun 2026.

Program ini merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing komoditas unggulan nasional.

>>> Valuasi Perusahaan Digital-Asset Treasury Anjlok US$ 62 Miliar Akibat Pasar Kripto Lesu

Beasiswa ini dikelola bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementan. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman beasiswasdmsawit.

id.

Fasilitas dan Jalur Pendaftaran

Penerima beasiswa akan mendapatkan pembebasan biaya perkuliahan hingga lulus. Selain itu, mereka juga memperoleh tunjangan biaya hidup, uang buku, dan biaya transportasi pulang-pergi.

Mahasiswa berkesempatan praktik kerja langsung di perkebunan atau industri kelapa sawit terkemuka. Program ini juga menyediakan pengakuan keahlian profesional dan pembiayaan penuh untuk prosesi kelulusan.

>>> Pemerintah Bantah Kewajiban Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Beli Patriot Bond

Pendaftaran dibagi dalam enam jalur. Pertama, Jalur Pekebun & Keluarga Pekebun yang memerlukan legalitas lahan seperti SHM, SKT, atau STD-B.

Kedua, Jalur Karyawan/Pekerja pada Usaha Perkelapasawitan dengan syarat masa kerja minimal dua tahun. Ketiga, Jalur Keluarga Karyawan/Pekerja yang diperuntukkan bagi anak, suami, atau istri.

Keempat, Jalur Pengurus, Anggota Koperasi, atau Lembaga di Bidang Perkelapasawitan. Kelima, Jalur ASN atau PPPK yang memerlukan SK pengangkatan dan surat tugas belajar.

Keenam, Jalur Pengurus atau Anggota Asosiasi Perkelapasawitan dengan bukti kepengurusan minimal dua tahun.

Persyaratan Dokumen dan Nilai

Setiap pendaftar wajib mengunggah pas foto 4x6 latar biru, KTP, KK, dan Akta Kelahiran. Surat Keterangan Sehat dan Bebas Buta Warna juga diperlukan.

>>> Defisit APBN hingga Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun

Bagi lulusan SMA/SMK, nilai rata-rata rapor semester 1-5 minimal 7,00. Untuk wilayah Papua, Nusa Tenggara, daerah 3T, dan perbatasan, minimal 6,00.

Pendaftar dari jalur pendidikan tinggi harus memiliki IPK minimal 2,75. Khusus pelamar dari wilayah tersebut, IPK minimal 2,50.

Pendaftar dengan keterbatasan ekonomi perlu menyertakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari Kepala Desa.

Jadwal Seleksi

Pendaftaran online dibuka pada 5-20 Juni 2026. Tes seleksi dilaksanakan pada 21 Juli-29 Agustus 2026.

>>> IHSG Anjlok 3,47 Persen ke Level 5.637 pada Sesi II Perdagangan

Pengumuman kelulusan akhir akan diumumkan pada 7 September 2026. Format surat pernyataan sudah dapat diunduh di laman resmi.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru