New York Knicks berhasil mengalahkan San Antonio Spurs dengan skor 105-95 pada pertandingan Game 1 Final NBA, Rabu malam waktu setempat.
Tim asuhan Mike Brown bangkit dari ketertinggalan 14 poin melalui strategi pergantian pemain yang efektif di kuarter ketiga.
>>> Bank Syariah Indonesia Bagikan Dividen Tunai Rp1,51 Triliun
Meski menang, Knicks mencatatkan performa ofensif yang mengecewakan. Mereka hanya menghasilkan 105 poin per 100 penguasaan bola, rating ofensif terendah sepanjang babak playoff.
Akurasi tembakan tiga angka Knicks hanya mencapai 30,6 persen. Jalen Brunson membutuhkan 31 tembakan untuk mengemas 30 poin di bawah tekanan fisik lawan.
Secara keseluruhan, Knicks mengakhiri laga dengan catatan tembakan 9 dari 29 dari jarak menengah.
Namun, performa buruk Spurs yang hanya membuat 25,6 persen tembakan tiga angka turut membantu Knicks.
Pemain Spurs, Victor Wembanyama, tampil buruk dengan hanya memasukkan 6 dari 21 tembakan dari lapangan serta melakukan enam kali kesalahan kehilangan bola.
Keunggulan 14 poin yang sempat diraih Spurs melalui aksi Stephon Castle dan Devin Vassell pun sirna.
"I feel like some shots didn't go in for us," ujar Dylan Harper, pemain Spurs. "Some shots went in for them."
>>> IHSG Anjlok 2,53% pada Penutupan Sesi I, Saham Bank Besar Tertekan
Untuk mengatasi ketertinggalan, Pelatih Knicks Mike Brown menurunkan lima pemain yang belum pernah bermain bersama di reguler, yaitu Brunson, Towns, Miles McBride, Landry Shamet, dan Josh Hart.
Unit ini berhasil menyamakan kedudukan dalam tempo empat menit dan mencetak rating ofensif 170,0.
"When you are playing at San Antonio and you have a defensive anchor like Wembanyama, your spacing has to be right," kata Mike Brown.
"We know Wembanyama is in the paint. And when the ball gets sprayed, guys have to make plays.
… Guys were great having a second drive and those are things you have to do against this team."
Karl-Anthony Towns menjadi sosok kunci dengan mencetak poin penting saat menghadapi penjagaan Luke Kornet, Keldon Johnson, hingga Wembanyama.
Towns secara konsisten memenangkan posisi di bawah ring untuk menciptakan peluang tembakan kedua bagi Knicks.
"They are going to put a small guy on KAT quite a bit," tutur Mike Brown.
>>> AS Terapkan Tarif Tambahan 10 Persen untuk Indonesia
"And when they do that, we want KAT to hang out in the dunker. We don't want him around the 3-point line."
"We would rather have Josh there, and we know Wembanyama is still going to be down on the floor.
So KAT is going to hopefully have an opportunity to get offensive rebounds."
Perubahan taktik ini membuat serangan Knicks bermain dengan kecepatan tinggi yang menjadi syarat utama menghadapi Spurs.
Menjelang akhir kuarter ketiga, kerja sama antara Josh Hart dan Miles McBride berhasil menembus pertahanan Spurs yang mengalami salah komunikasi.
"Josh has to shoot the ball if he's open, or he's got to make quick decisions with the basketball," kata Mike Brown.
"DHO here, DHO there, or touch off the paint, play a two and spray it.
>>> Aktor James Handy Meninggal Dunia Akibat Luka Tusuk di Los Angeles
We are trying to keep it as simple for our guys as possible and they have to take advantage of where Wemby is because he's just so impactful defensively."