Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan signifikan pada penutupan sesi I perdagangan hari ini, Jumat 5 Juni 2026.
Berdasarkan data RTI Business, IHSG terkoreksi 2,53% ke level 5.692,15. Padahal, pada awal pembukaan indeks sempat naik ke posisi 5.860,67.
>>> Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026 untuk Tekan Kecelakaan Lalu Lintas
Volume perdagangan tercatat mencapai 25,25 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp 21,08 triliun. Frekuensi perdagangan sebanyak 1.322.798 kali.
Indeks likuiditas LQ45 juga ikut tertekan, turun 2,46% ke level 566,630.
>>> Telkom Luncurkan Alcosystem, Ekosistem AI Terpadu untuk Transformasi Digital
Secara keseluruhan, sebanyak 588 saham melemah, 111 saham menguat, dan 109 saham stagnan.
Saham Bank Besar Tertekan
Pelemahan IHSG dipicu oleh koreksi pada saham-saham perbankan raksasa.
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi yang paling dalam, turun 5,53% ke Rp 5.125 per saham.
>>> Kemendikdasmen Salurkan PIP Termin 2 hingga September 2026
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) melemah 4,09% ke Rp 3.280 per saham.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) terkikis 2,25% ke Rp 3.870 per saham.
>>> Moody's Beri Outlook Negatif ke Danantara, Manajemen Buka Suara
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) turun 2,14% ke posisi Rp 2.750 per saham.