Suporter New York Knicks memadati Frost Bank Center pada gim kelima Final NBA 2026, Sabtu. Mereka menyoraki bintang tuan rumah Victor Wembanyama saat Spurs tertinggal 3-1.
Data Gametime menunjukkan 54% penjualan tiket berasal dari pembeli asal New York dan New Jersey.
Spurs sempat membatalkan tiket konsumen di luar radius 150 mil, namun Madison Square Garden Sports Corp memastikan pendukung Knicks tetap diizinkan masuk.
Dominasi ini memperkuat reputasi pendukung Knicks sebagai penjelajah terbaik di NBA. Mereka datang dengan rekor laga tandang playoff 7-1 sebelum gim kelima.
Invasi suporter terjadi setelah ketegangan pasca-gim keempat.
Sekelompok pendukung Knicks melempar telur ke arah Wembanyama saat ia kembali ke hotel usai kekalahan Spurs yang menyia-nyiakan keunggulan 29 poin.
Polisi menangkap belasan orang.
Mantan pemain Knicks Quentin Richardson meminta pendukung bersikap lebih sopan. "I think there could be a lot more class handled with that," katanya kepada tmz.
com. Ia khawatir dengan kondisi orang lain yang terdampak keributan.
Di lapangan, pendiri Barstool Sports Dave Portnoy mengkritik keputusan pelatih Spurs Mitch Johnson yang tetap memainkan De'Aaron Fox sebagai starter.
Portnoy menyoroti kontras performa Fox dan rookie Dylan Harper yang mencetak 21 poin efisien di babak pertama.
"The fact the Spurs keep playing Fox over Harper is bananaland. It’s like the Chicago Black Sox scandal," tulis Portnoy di X.
Pernyataan itu merupakan hiperbola untuk menggambarkan frustrasi atas hierarki penjaga Spurs.