Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) kembali menunjukkan penguatan terhadap rupiah pada pembukaan perdagangan Jumat (5/6/2026).
Mata uang Paman Sam tersebut berhasil menembus level psikologis Rp 18.000.
Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.01 WIB, dolar AS tercatat di posisi Rp 18.049. Angka ini naik 82 poin atau menguat 0,46 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Dolar AS Dominan, Namun Tak di Semua Lini
Secara umum, dolar AS mengalami penguatan terhadap mayoritas mata uang global. Penguatan paling signifikan terjadi terhadap ringgit Malaysia, yakni sebesar 0,52 persen.
Dolar AS juga menguat 0,19 persen terhadap dolar Australia, 0,08 persen terhadap baht Thailand, 0,03 persen terhadap dolar Singapura, dan 0,01 persen terhadap yuan China.
Meski dominan, dolar AS tidak sepenuhnya perkasa.
Mata uang ini melemah tipis 0,03 persen terhadap euro dan turun 0,04 persen terhadap yen Jepang.
Pergerakan rupiah yang melemah ini menjadi perhatian pelaku pasar. Level Rp 18.000 merupakan level psikologis yang penting bagi nilai tukar rupiah.