⌂ Beranda News BMKG Deteksi Rentetan Gempa Tektonik di NTB, NTT, Sulawesi, dan Sumatra

BMKG Deteksi Rentetan Gempa Tektonik di NTB, NTT, Sulawesi, dan Sumatra

BMKG Deteksi Rentetan Gempa Tektonik di NTB, NTT, Sulawesi, dan Sumatra
Ilustrasi gempa bumi dan seismograf BMKG
A A Ukuran Teks16px

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi rentetan aktivitas gempa bumi tektonik yang mengguncang sejumlah wilayah di Indonesia sejak Selasa, 2 Juni 2026 hingga Kamis, 4 Juni 2026.

Wilayah yang terdampak meliputi Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi, dan Sumatra.

>>> Wuling Daftarkan Nama Aira EV di PDKI, Spekulasi Mobil Listrik Baru Menguat

Gempa dengan kekuatan terbesar tercatat di Kota Bima, NTB, pada Kamis, 4 Juni 2026 pukul 02:11:25 WIB berkekuatan Magnitudo 4,5.

Pusat gempa berada di kedalaman 130 kilometer pada koordinat 8.63 LS dan 119.28 BT, tepatnya 61 kilometer tenggara Kota Bima.

Setelah guncangan utama, BMKG mencatat lima aktivitas seismik susulan pada Kamis dini hari di berbagai daerah.

Kota Bima kembali bergetar akibat gempa Magnitudo 3,1 pada pukul 02:23:49 WIB dengan pusat di 67 kilometer timur laut.

Pergeseran aktivitas kegempaan terjadi ke Labuan Bajo, NTT, dengan kekuatan Magnitudo 2,6 pada pukul 02:27:45 WIB.

Disusul gempa Magnitudo 2,6 di Lombok Tengah, NTB, pada pukul 02:41:20 WIB.

>>> Minyak Zaitun Simpan Beragam Manfaat untuk Perawatan Payudara Ibu Menyusui

Wilayah Sumatra turut merasakan guncangan, meliputi gempa Magnitudo 2,8 di Pesisir Selatan, Sumatra Barat, pukul 02:52:00 WIB.

Kemudian gempa Magnitudo 2,2 di Mandailing Natal, Sumatra Utara, pukul 03:05:10 WIB.

Sebelum rangkaian gempa tersebut, Kabupaten Sumbawa juga diguncang gempa Magnitudo 2,8 pada Rabu, 3 Juni 2026 pukul 08:35 WIB.

Gempa yang berpusat 53 kilometer timur laut dengan kedalaman 22 kilometer itu dinyatakan tidak berpotensi tsunami.

Tiga gempa beruntun dalam waktu kurang dari satu jam juga mengguncang Sulawesi dan NTB pada Rabu dini hari, 3 Juni 2026.

Rincian gempa tersebut meliputi Magnitudo 3,5 di Semenanjung Minahasa, Sulawesi, pada pukul 03.21.12 WIB dengan kedalaman 4 kilometer.

>>> Rupiah Melemah ke Rp 18.067 per Dolar AS pada 5 Juni 2026

Kemudian Magnitudo 1,9 di 17 kilometer tenggara Sumbawa Barat, NTB, pada pukul 03.32.02 WIB dengan kedalaman 141 kilometer.

Selanjutnya Magnitudo 1,4 di 48 kilometer timur laut Sumbawa, NTB, pada pukul 03.56.50 WIB dengan kedalaman 24 kilometer.

BMKG menyatakan data awal gempa dapat berubah dan belum akurat dalam beberapa menit pertama setelah kejadian, kecuali telah direvisi oleh ahli seismologi.

Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan infrastruktur atau korban jiwa akibat rangkaian gempa bermagnitudo rendah tersebut.

Getaran nyata pada skala II-III MMI memang dipicu oleh gempa dangkal berukuran kecil, namun jarang merusak struktur bangunan.

Warga diimbau tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan mitigasi mandiri, seperti berlindung di bawah meja kokoh, melindungi kepala, menjauhi kaca, dan segera menuju lapangan terbuka.

>>> Pengadilan Tipikor Vonis 10 Terdakwa Korupsi K3 Kemenaker

Sistem monitoring real-time BMKG terus beroperasional selama 24 jam penuh untuk memberikan informasi terkini.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru