Wuling Motors dikabarkan mendaftarkan nama Wuling Aira EV dalam dokumen Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI) Indonesia.
Langkah ini memicu spekulasi mengenai kehadiran lini produk kendaraan listrik baru di tanah air.
>>> BPOM Temukan Pengecer Tidak Pahami Ciri Rokok Ilegal
Berdasarkan informasi dari laman resmi PDKI, permohonan nama Aira EV diajukan oleh SAIC GM Wuling Automobile Co., Ltd. pada 8 April 2026.
Registrasi merek dagang seperti ini biasanya menjadi langkah awal produsen sebelum meluncurkan produk baru.
Meskipun gambar resmi dan spesifikasi belum diumumkan, publik mulai mengaitkan Wuling Aira EV dengan model Hongguang Mini EV generasi terbaru yang meluncur di China pada Maret 2026.
Model tersebut hadir dengan desain lebih modern dan konfigurasi empat pintu.
Struktur empat pintu ini menjadi pembeda utama dengan Wuling Air ev yang saat ini beredar di Indonesia yang masih menggunakan format dua pintu.
>>> PT Merck Tbk Bagikan Dividen Rp 123,2 Miliar, Rp 275 per Saham
Dari sisi dimensi, kendaraan ini tetap mempertahankan konsep mobil perkotaan kompak.
Di pasar China, Hongguang Mini EV generasi terbaru dibanderol mulai 44.800 Yuan atau sekitar Rp119 jutaan. Harga tersebut menempatkannya di segmen mobil listrik murah.
Brand Communication Senior Manager Wuling Motors, Brian Gomgom, menyatakan bahwa pendaftaran nama di PDKI merupakan langkah prosedural perusahaan.
Tindakan ini bertujuan untuk memproteksi aset hak kekayaan intelektual.
Brian Gomgom menambahkan bahwa Wuling belum bisa membagikan detail lebih lanjut mengenai pemanfaatan nama dagang tersebut.
Termasuk kepastian apakah nama ini akan disematkan pada model kendaraan roda empat tertentu.
>>> Angga MALIQ & D'Essentials Ungkap Rahasia Bugar Manggung 25 Kali Sebulan
Fokus Bisnis pada Lini Produk Terbaru
Aktivitas bisnis utama Wuling Motors saat ini masih difokuskan pada pengenalan dua produk baru, yaitu Darion dan Eksion.
Fokus tersebut membuat informasi mengenai Wuling Aira EV masih sangat terbatas.
Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai desain final, spesifikasi teknis, kapasitas baterai, jarak tempuh, jadwal peluncuran, maupun harga untuk pasar Indonesia.
Namun, pendaftaran hak paten ini menunjukkan komitmen Wuling dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik.
Belum ada pernyataan resmi apakah Wuling Aira EV akan menggantikan posisi Air ev yang sudah ada.
>>> Gempa Magnitudo 5,6 di Pulau Puah Jadi yang Terbesar dalam Sepekan
Jika benar mengadopsi platform Hongguang Mini EV terbaru, model empat pintu ini akan menawarkan fleksibilitas akses yang lebih baik bagi konsumen.