Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6). Bencana ini mengakibatkan satu warga di Kabupaten Sigi meninggal dunia.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan data terkini hingga Rabu (17/6). Sebanyak 110 kepala keluarga atau 312 jiwa terdampak guncangan tersebut.
>>> Dukcapil Daerah Pastikan Stok Blangko KTP-el Aman untuk Pelayanan
Korban luka-luka mencapai 38 orang. Rinciannya, 25 warga mengalami luka ringan dan 13 orang menderita luka berat.
Kabupaten Sigi menjadi daerah paling parah terdampak. Sebanyak 89 KK atau 272 jiwa merasakan dampak langsung.
Di wilayah ini, terdapat 22 korban luka ringan dan 13 korban luka berat akibat runtuhan bangunan.
>>> AS Wajibkan Timnas Iran Tinggalkan Negara Usai Laga Piala Dunia
Penanganan dan Koordinasi
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyatakan BPBD bersama Tim Reaksi Cepat terus melakukan kaji cepat dan pendataan.
Koordinasi dengan pemerintah daerah, kecamatan, desa, dan instansi terkait diperkuat untuk penanganan optimal.
>>> Luca Zidane Debut di Piala Dunia 2026 Bersama Aljazair
Guncangan susulan masih terjadi pasca-gempa utama hingga sore hari. BNPB bersinergi dengan BMKG dan pihak daerah untuk mengantisipasi situasi darurat lanjutan.
Selain di Sigi, dampak juga dirasakan di Kabupaten Parigi Moutong dengan 21 KK atau 40 jiwa terdampak.
Kota Palu melaporkan dua warga luka ringan, dan Kabupaten Poso mencatat satu warga terluka.
>>> Norwegia Tekuk Irak 4-1, Pimpin Klasemen Grup I Piala Dunia 2026
Kerusakan material meliputi sedikitnya 67 unit rumah tinggal, enam fasilitas ibadah, dua jembatan, dua gedung kantor, tiga tempat usaha, satu fasilitas umum, serta amblasnya jalan provinsi rute Palu–Sigi–Poso.