Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi merilis jadwal dan aturan teknis Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tahun 2026.
Pengumuman dilakukan di Jakarta pada Kamis, 4 Juni 2026.
>>> Kemendikdasmen Perketat Pengawasan OSN 2026 untuk Cegah Kecurangan
Langkah ini bertujuan menjaring talenta terbaik dari jenjang pendidikan dasar hingga menengah. Pemerintah juga memperketat mekanisme pengawasan dan platform ujian berbasis teknologi untuk menjaga integritas kompetisi.
Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menyatakan OSN merupakan ajang bergengsi untuk menghargai dan memupuk potensi sains di tanah air.
Ia berharap pembaruan sistem dapat memfasilitasi potensi siswa secara lebih optimal.
Jadwal Seleksi OSN 2026
Seleksi OSN 2026 dimulai dari tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K) pada Juni 2026. Untuk jenjang SD, OSN-K digelar pada 8 Juni 2026.
Sementara untuk SMP, OSN-K dilaksanakan pada 11 Juni 2026. Setiap sekolah dapat mengirimkan maksimal 5 murid per cabang.
>>> Politeknik Negeri Jakarta Tangani Dugaan Pelanggaran Asusila Mahasiswa
Tahap selanjutnya adalah OSN-P (tingkat Provinsi) pada 6 Juli 2026 untuk SD dan 9 Juli 2026 untuk SMP.
Babak final nasional untuk SD dan SMP akan berlangsung pada 25 hingga 31 Agustus 2026 dengan kuota 115 murid per cabang.
Untuk jenjang SMA, OSN-K berlangsung pada 18-19 Juni 2026. OSN-P dilaksanakan pada 27-29 Juli 2026.
Babak semifinal nasional digelar pada 12 Agustus 2026 untuk menyaring hingga 100 murid per bidang.
>>> Kekayaan Orang Super Kaya Dunia Tembus Rekor US$98,3 Triliun
Final OSN SMA akan berlangsung pada 14-20 September 2026 dengan 60 murid terbaik per bidang.
Sistem Ujian dan Bidang Lomba
Untuk SD dan SMP, ujian menggunakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) secara daring dan semi daring melalui platform LMS Moodle dan Zoom.
Pengawasan dilakukan secara silang dan oleh pengawas pusat. Khusus daerah 3T dengan keterbatasan internet, tes semi daring memanfaatkan Google Drive.
Bagi SMA, OSN-K dan OSN-P menggunakan sistem semi daring dan daring. Babak semifinal menggunakan LMS Moodle, sedangkan final dilaksanakan secara luring penuh dengan tes teori dan praktikum.
Bidang lomba disesuaikan dengan tingkat kognitif siswa. Untuk SD dan SMP, bidang meliputi IPA, IPS, dan Matematika.
>>> Kenali Ciri Hubungan Toksik dan Cara Tepat Mengatasinya
Untuk SMA, terdapat 10 bidang: Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Informatika/Komputer, Astronomi, Ekonomi, Kebumian, Geografi, serta Eksibisi AI (Artificial Intelligence) yang merupakan kategori baru.