PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) merealisasikan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) untuk mempercepat pengembangan Tambang Emas Pani di Gorontalo pada Rabu (3/6/2026).
Langkah strategis tersebut difokuskan untuk mendukung fase produksi awal dan peningkatan operasional fasilitas tambang.
>>> Zhang Yiming Jadi Orang Terkaya Kedua di Asia, Geser Mukesh Ambani
Presiden Direktur EMAS Boyke P. Abidin menjelaskan bahwa pemanfaatan dana yang terukur ditujukan untuk menjamin kelancaran ekspansi kapasitas produksi perusahaan.
"Realisasi dana IPO berjalan sesuai rencana untuk mendukung pengembangan Tambang Emas Pani sebagai aset utama perseroan.
>>> IHSG Anjlok 5 Persen ke 5.842, Rupiah dan Moody's Jadi Pemicu
Fokus kami adalah memastikan setiap tahapan pengembangan berjalan secara disiplin dan terukur guna mendukung peningkatan produksi secara berkelanjutan," ujar Boyke.
Proyek di Gorontalo ini mencatatkan produksi emas awal sebesar 1.818 ounces dan volume penjualan 516 ounces pada kuartal I-2026 seiring dimulainya transisi dari konstruksi ke operasi komersial.
>>> KAI Jamin Harga Tiket Kereta Api Tetap Stabil
Manajemen EMAS saat ini juga mempercepat pengerjaan fasilitas Carbon-in-Leach (CIL) serta memperluas area heap leach pad untuk mengoptimalkan pemrosesan bijih tambang.
Perusahaan menargetkan total produksi emas tahun 2026 mencapai 100.000 hingga 115.000 ounces dengan operasional produksi bijih sebesar 2,5 juta ton.
>>> Kejaksaan Agung Geledah Kantor Badan Gizi Nasional Terkait Dugaan Korupsi
Selain itu, estimasi perdana sumber daya mineral dari prospek Kolokoa dijadwalkan untuk diumumkan kepada publik pada kuartal II-2026 setelah rampungnya program pengeboran awal.