⌂ Beranda News KAI Jamin Harga Tiket Kereta Api Tetap Stabil
News

KAI Jamin Harga Tiket Kereta Api Tetap Stabil

Kereta api di stasiun Indonesia
Kereta api di stasiun Indonesia
A A Ukuran Teks16px

PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan belum berencana mengubah tarif tiket kereta api. Kepastian ini disampaikan di tengah lonjakan nilai tukar dolar Amerika Serikat yang menekan rupiah.

Pernyataan tersebut diungkapkan jajaran manajemen perusahaan di Kompleks DPR RI pada Rabu (3/6/2026). Depresiasi mata uang nasional diakui memengaruhi pos operasional perseroan.

Faktor utamanya adalah pemenuhan kebutuhan suku cadang yang masih bergantung pada impor. Selain itu, penggunaan bahan bakar minyak non-subsidi juga terkena dampak fluktuasi harga pasar global.

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menjelaskan bahwa belanja komponen dari luar negeri menggunakan mata uang dolar AS.

Harga pasar global juga memengaruhi pengeluaran untuk pasokan solar industri.

"Operasional KAI tentunya berpengaruh, kan ada sparepart.

Sparepart masih kita beli dari luar, kemudian juga sebagian kita solar bukan subsidi, ada sebagian solar yang diesel yang harga pasar juga," ujar Bobby.

Meskipun lonjakan harga bahan bakar diesel memicu keluhan di sektor industri, manajemen mengonfirmasi imbas finansial terhadap internal KAI tergolong minim.

"Nggak ada, kecil," sebut Bobby.

Terkait potensi penyesuaian tarif bagi penumpang, mantan Direktur Utama PT LEN Industri ini memberikan jawaban singkat. "Nggak ada, belum ada," tegasnya.

Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 14.35 WIB, dolar AS menguat 120,50 poin atau 0,68 persen.

Pergerakan tersebut menempatkan nilai tukar rupiah pada posisi Rp 17.960.

PT KAI memastikan tidak ada rencana mengevaluasi harga tiket kereta api di tengah tekanan pelemahan kurs rupiah terhadap dolar AS.

📰 Update Terbaru