Kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga yang menyeret Rien Wartia Trigina alias Erin memasuki babak baru. Mantan asisten rumah tangga (ART) yang melaporkannya, Nur, akhirnya buka suara.
Nur membeberkan kronologi saat dirinya nekat melarikan diri dari kediaman sang majikan. Ia mengaku terpaksa memanjat pagar tinggi rumah Erin lantaran haknya untuk pulang ditahan.
>>> 9 Jenis Kendaraan Ini Dikenakan Pajak Hanya 0,5% Berdasarkan Perda DKI Jakarta
Saat itu, Nur sedang menghadapi situasi darurat keluarga. Sang ibu kandung tengah jatuh sakit dalam kondisi kritis.
"Pas awal-awal kayak nggak nyangka saja bisa kabur, bisa keluar dari sana, karena saya sudah berusaha buat baik-baik.
Sudah bilang, izin baik-baik," ujar Nur kepada awak media, dikutip Rabu, 3 Juni 2026.
Dorongan Nur untuk segera angkat kaki dari rumah tersebut memuncak setelah mendengar kondisi kesehatan orang tuanya yang kian menurun.
Erin justru melarang Nur pulang dengan dalih harus menunggu adanya ART pengganti terlebih dahulu.
>>> Pendaftaran SPMB Jateng 2026 Dibuka Mulai Juni, Ini Panduan Akun dan Aktivasi
"Kata ibu 'Kalau mau keluar baik-baik', tapi ternyata susah juga. Mana orang tua makin parah sakitnya jadi saya terpaksa kabur," tutur Nur.
"Sebelumnya sudah bilang mau baik-baik keluar dari sana, tapi ibu nggak izinin. Jadi harus menunggu ada pengganti, makanya saya kabur," lanjutnya.
Aksi nekat Nur yang memilih memanjat pagar demi bisa keluar dari rumah itu sempat membuat sang suami terkejut dan panik.
Namun, sang suami akhirnya tidak bisa membendung tekad Nur yang sudah tertekan bekerja di sana dan ingin segera merawat ibunya.
>>> Cara Cek Bansos PKH 2026 Lewat HP Pakai NIK KTP
"Alhamdulillah sekarang (orang tua) sudah mendingan, kemarin juga sudah menengok.
Katanya, ya sudah enggak apa-apa yang penting saya selamat, enggak apa-apa baju dan barang-barang saya tertinggal di sana enggak dibawa juga," jelas Nur.
Proses Hukum Berlanjut
Proses hukum terkait dugaan penganiayaan ini masih terus bergulir di bawah penyelidikan intensif pihak berwajib.
Pihak Erin sendiri siap melakukan perlawanan balik guna membantah semua tudingan miring yang dialamatkan kepadanya.
Demi membersihkan nama baiknya, Erin dilaporkan telah menyerahkan sejumlah barang bukti kuat kepada penyidik, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV) di area rumahnya.
>>> OECD Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global Akibat Konflik AS-Iran
Pihak Erin mengeklaim bahwa rekaman video tersebut akan menjadi bukti otentik bahwa tidak ada tindakan kekerasan fisik seperti yang dituduhkan oleh Nur.