⌂ Beranda News JD.com Berkomitmen Lindungi 900.000 Pekerja dari Dampak AI

JD.com Berkomitmen Lindungi 900.000 Pekerja dari Dampak AI

JD.com Berkomitmen Lindungi 900.000 Pekerja dari Dampak AI
Pekerja di gudang JD.com dengan teknologi otomatisasi
A A Ukuran Teks16px

Pendiri JD.

com, Liu Qiangdong, menyatakan komitmennya untuk melindungi sekitar 900.000 karyawan dari risiko kehilangan pekerjaan akibat penerapan kecerdasan buatan (AI) dan otomatisasi.

>>> Penyanyi Legendaris Peabo Bryson Meninggal Dunia di Usia 75 Tahun

Pernyataan tersebut disampaikan dalam pidato internal perusahaan yang beredar luas di media sosial China pada Rabu (3/6/2026).

Perlindungan difokuskan pada pegawai lapangan dan pekerja kerah biru agar mata pencaharian mereka tetap terjaga.

"JD. com tidak akan memecat satu pun pekerja garis depan yang digantikan oleh mesin," tegas Liu.

Komitmen ini muncul di tengah ambisi besar perusahaan China yang berlomba mengadopsi AI untuk mendominasi sektor teknologi global.

>>> Konflik Selat Hormuz Berpotensi Hambat Pengiriman Kapal Induk Giuseppe Garibaldi ke Indonesia

Fenomena tersebut menjadi tantangan bagi Partai Komunis Tiongkok yang berupaya menjaga stabilitas pasar tenaga kerja di tengah perlambatan ekonomi dan tingginya pengangguran usia muda.

Langkah Nyata JD.com

Meskipun berkomitmen melindungi pekerja, JD. com tergolong agresif dalam mengembangkan otomatisasi.

Perusahaan telah menguji gudang otomatis, drone pengirim, kendaraan otonom, dan stasiun distribusi tanpa operator.

>>> Penggemar BTS di Taiwan Berdoa di Kuil Longshan Demi Tiket Konser

Untuk mengatasi dampak transisi teknologi, JD. com mendirikan lebih dari 80 pusat pelatihan di seluruh China.

Program pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan keterampilan pekerja dalam pemeliharaan sistem otomatis.

Regulasi di China juga memperketat ruang gerak korporasi untuk melakukan PHK sepihak akibat efisiensi teknologi.

Pada April lalu, pengadilan China melarang pemecatan atau pemangkasan gaji karyawan yang semata-mata bertujuan mengganti peran mereka dengan AI.

>>> IHSG Ambruk 4 Persen, Rupiah Sentuh Rekor Terlemah Rp17.925

Otoritas mewajibkan perusahaan melakukan pelatihan ulang atau pemindahan posisi pekerja terlebih dahulu.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru