Kolaborasi antara Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial (Korika) dan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) resmi menghadirkan domain khusus .
ai. id pada Selasa (2/6/2026).
>>> Daftar Harga OTR Mobil Daihatsu Juni 2026 Mulai Rp100 Jutaan
Domain tingkat kedua berbasis kode negara ini dirancang khusus menjadi identitas digital bagi ekosistem kecerdasan artifisial nasional.
Langkah strategis ini ditargetkan mampu mendorong posisi Indonesia menjadi salah satu kekuatan AI terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2030.
Infrastruktur digital baru ini menjadi penanda penting dalam pelaksanaan Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial Indonesia.
Deklarasi Kedaulatan Digital
"Peluncuran . ai.
id bukan sekadar peluncuran domain, ini adalah deklarasi kedaulatan digital," kata Hammam Riza, Ketua Umum Korika.
Ia menambahkan bahwa setiap startup, peneliti, dan pelaku AI Indonesia harus memiliki ruang yang mencerminkan kebanggaan dan kompetensi bangsa.
Pengenalan identitas baru ini didahului dengan panel diskusi bersama antara Korika dan Pandi pada 26 Mei 2026.
>>> Apple Siapkan Vapor Chamber Baja untuk iPhone Ultra Lipat
Shidiq Purnama dari Pandi menegaskan dukungan penuh untuk memperkuat posisi serta identitas digital Indonesia di panggung global.
Mayoritas pelaku industri AI dalam negeri selama ini masih mengandalkan domain generik . ai yang secara teknis milik negara Anguilla.
Ketergantungan tersebut dinilai memicu paradoks di tengah pesatnya perkembangan sektor kecerdasan artifisial domestik.
Berdasarkan data Indonesia AI Report 2025, tingkat adopsi AI oleh pelaku usaha di Indonesia sudah mencapai 45 persen.
Sektor ini mencatat pertumbuhan tahunan 47 persen, menjadikannya salah satu yang tercepat di Asia Tenggara.
Korika saat ini telah mengonsolidasikan lebih dari 4.000 anggota komunitas, dengan sekitar 300 anggota aktif yang terverifikasi.
Seluruh anggota aktif diproyeksikan menjadi kelompok pengguna awal domain baru ini.
>>> Rupiah Dekati Rp 18.000, BI Berpotensi Naikkan Suku Bunga
Kehadiran . ai.
id diharapkan menjadi infrastruktur kepercayaan bagi layanan AI nasional, serupa fungsi . gov.
id untuk pemerintah atau . ac.
id bagi perguruan tinggi.
Melalui identitas yang jelas, investor dan mitra internasional diharapkan lebih mudah mengenali entitas asal Indonesia.
Proses registrasi domain akan dibuka secara bertahap melalui situs resmi domain. ai.
id dalam empat fase.
>>> UGM Sediakan 3.729 Kursi untuk Jalur Seleksi Mandiri 2026
Fase pertama bernama Sunrise berlangsung 2 Juni hingga 2 Juli 2026 untuk pemilik merek dagang terdaftar.