Investor asing melakukan aksi jual bersih (net sell) saham PT Astra International Tbk (ASII) senilai Rp 121,65 miliar pada sesi I perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (2/6/2026).
Volume penjualan saham ASII oleh investor asing mencapai 24,81 juta lembar saham di pasar reguler. Data tersebut berdasarkan laporan dari Stockbit Sekuritas yang dirilis Investor Daily.
>>> Saham BCA Diperkirakan Rebound Setelah Tekanan Rebalancing MSCI Selesai
Secara keseluruhan, transaksi pemodal asing di bursa domestik mencatat total jual bersih sebesar Rp 354,2 miliar pada paruh pertama perdagangan hari itu.
Penjualan masif ini membuat harga saham ASII melemah 2,8 persen ke posisi Rp 4.860 per lembar saham.
Aktivitas Perdagangan dan Performa Saham
Data IDX menunjukkan akumulasi volume perdagangan saham ASII mencapai 64,9 juta lembar saham.
>>> BPS: Nilai Impor Indonesia April 2026 Tembus US$ 25,21 Miliar
Transaksi tersebut berpindah tangan melalui 19,3 ribu kali frekuensi dengan total nilai perdagangan Rp 318,3 miliar.
Koreksi harga pada Selasa ini memicu penurunan performa saham ASII sebesar 18,6 persen dalam sebulan terakhir.
Sepanjang tahun berjalan (year to date), saham emiten ini telah menyusut 27,4 persen.
>>> Laba Bersih PLN Merosot 65,8 Persen Sepanjang Tahun Buku 2025
Kondisi ini berbalik arah dibandingkan akhir pekan lalu, Jumat (29/5/2026).
Saat itu, investor asing justru melakukan aksi beli bersih (net buy) saham ASII senilai Rp 136,8 miliar.
CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksikan target harga terdekat saham ASII pada rentang Rp 5.200 hingga Rp 5.400.
>>> Perbankan Besar Jual Dolar AS di Atas Rp18.000
Support atau batas bawah diperkirakan di kisaran Rp 4.600 sampai Rp 4.800.