⌂ Beranda News BTN Perkuat Ekosistem Perbankan untuk Genjot Dana Murah

BTN Perkuat Ekosistem Perbankan untuk Genjot Dana Murah

BTN Perkuat Ekosistem Perbankan untuk Genjot Dana Murah
Kantor cabang BTN
A A Ukuran Teks16px

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) mempercepat transformasi bisnis melalui penguatan ekosistem perbankan. Langkah ini bertujuan memperbesar penghimpunan dana murah atau current account savings account (CASA).

Strategi tersebut diluncurkan untuk mendongkrak volume transaksi nasabah. Selain itu, perseroan ingin memperkokoh pendapatan berbasis komisi di tengah ketatnya persaingan likuiditas.

>>> Apple Siapkan Fitur URL Filters di iOS 26 untuk Saring Koneksi Sistem

Hingga April 2026, BTN membukukan pertumbuhan dana murah secara konsolidasi sebesar 8,20 persen secara tahunan.

Nilainya mencapai Rp216,02 triliun dari posisi April 2025 yang sebesar Rp199,65 triliun.

Optimalkan Ekosistem Perumahan

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menjelaskan industri perbankan saat ini menghadapi dinamika ketegangan geopolitik global. Oleh karena itu, bank dituntut untuk lebih adaptif.

>>> Pelanggan PAM Jaya Keluhkan Lonjakan Tagihan Air Tak Wajar

"Persaingan perbankan saat ini tidak lagi hanya bertumpu pada penyaluran kredit dan penghimpunan funding konvensional.

Ke depan, kemampuan membangun ekosistem dan menjadi bagian dari aktivitas transaksi harian nasabah akan menjadi faktor penentu utama dalam menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan," ujar Nixon.

Dalam mengimplementasikan strategi tersebut, BTN mengoptimalkan ekosistem perumahan. Ekosistem ini mencakup pengembang, kontraktor, toko bangunan, notaris, agen properti, hingga komunitas penghuni.

>>> Perubahan Iklim Persempit Periode Aman Ibadah Haji di Mekah

Layanan finansial kini diperluas ke sektor payroll, cash management system, perbankan digital, dan pembiayaan modal kerja. Jaringan kantor cabang juga diubah menjadi pusat ekosistem bisnis.

"BTN memiliki keunggulan kompetitif yang tidak dimiliki oleh banyak bank lain, yaitu ekosistem perumahan yang sangat masif.

Potensi besar inilah yang akan kami optimalkan secara penuh menjadi sumber mesin pertumbuhan baru, baik dari sisi peningkatan volume transaksi, penguatan rasio dana murah, maupun pengembangan layanan keuangan yang jauh lebih terintegrasi," kata Nixon.

>>> Prabowo Terbitkan Perpres, BLU Kini Bisa Impor BBM

Selain sektor properti, BTN kini merumuskan ekspansi ke sektor non-perumahan. Sektor tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, serta pengembangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru