⌂ Beranda News BTN Salurkan Pinjaman Rp1,5 Triliun ke Pindad untuk Perkuat Industri Pertahanan

BTN Salurkan Pinjaman Rp1,5 Triliun ke Pindad untuk Perkuat Industri Pertahanan

BTN Salurkan Pinjaman Rp1,5 Triliun ke Pindad untuk Perkuat Industri Pertahanan
Penandatanganan perjanjian pinjaman BTN dan Pindad
A A Ukuran Teks16px

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) resmi menyalurkan fasilitas pinjaman korporasi senilai Rp1,5 triliun kepada PT Pindad.

Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan pada Minggu (31/5/2026).

>>> Jadwal KA Kamandaka Juni 2026 Rute Semarang–Purwokerto PP Lengkap

Langkah ini bertujuan memperkuat kapasitas produksi alat utama sistem persenjataan (alutsista) dalam negeri di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Rincian Fasilitas Pinjaman

Fasilitas pinjaman terdiri dari dua bagian. Pertama, fasilitas tunai berupa Kredit Modal Kerja kontraktor sebesar Rp125 miliar.

Kedua, fasilitas non-tunai senilai Rp1,375 triliun yang berbentuk bank garansi, surat kredit berdokumen dalam negeri, serta letter of credit dengan sub-limit trust receipt.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menjelaskan bahwa penguatan industri pertahanan merupakan kebutuhan strategis untuk menjaga kedaulatan nasional.

Sektor ini mendapatkan anggaran lebih dari Rp180 triliun dalam APBN 2026.

>>> Pemerintah Tetapkan 1 Juni 2026 sebagai Hari Libur Nasional Peringatan Hari Lahir Pancasila

Pembiayaan ini dipastikan mengalir untuk mendukung kelancaran berbagai proyek strategis Pindad yang berasal dari Kementerian dan Lembaga Negara.

"Kami berharap dengan dukungan BTN ini akan meningkatkan kapasitas produksi Pindad yang tidak hanya memperkuat pertahanan negara, tetapi juga akan menciptakan efek berganda terhadap industri baja, logam, elektronika, manufaktur, logistik, serta menyerap ribuan tenaga kerja nasional," ujar Nixon.

Pada tahap awal, dana difokuskan pada program unggulan nasional seperti produksi kendaraan operasional Maung MV3, berbagai jenis amunisi, serta Water Canon untuk ketertiban masyarakat.

Langkah ini juga menandai transformasi bisnis berkelanjutan BTN melalui strategi Beyond Mortgage untuk merambah sektor strategis di luar pembiayaan perumahan.

"Kami juga siap untuk terus menjadi mitra keuangan strategis bagi Pindad dalam mendukung ekspansi bisnis, penguatan industri pertahanan nasional, serta berbagai proyek strategis lainnya yang memberikan dampak positif bagi seluruh masyarakat Indonesia," tutur Nixon.

Menanggapi dukungan tersebut, Direktur Utama Pindad Sigit Puji Santosa menyatakan bahwa sinergi ini akan meningkatkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kebutuhan keamanan domestik serta mendongkrak daya saing produk lokal di pasar internasional.

>>> San Antonio Spurs Lolos ke Final NBA Usai Tekuk Oklahoma City Thunder

"Kami mengapresiasi kepercayaan BTN kepada Pindad melalui fasilitas pembiayaan ini.

Dukungan tersebut akan memperkuat kemampuan kami dalam menjalankan berbagai proyek strategis nasional, mulai dari produksi kendaraan operasional Maung MV3, amunisi, hingga berbagai produk pertahanan dan keamanan lainnya yang dibutuhkan negara," ujar Sigit.

Pindad saat ini memegang peran sentral dalam ekosistem pertahanan melalui produksi kendaraan taktis, kendaraan tempur, munisi, hingga senjata untuk TNI dan Polri.

Ke depan, kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat terus berkembang guna mempercepat terciptanya ekosistem industri pertahanan yang mandiri.

"Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa penguatan industri pertahanan membutuhkan dukungan lintas sektor.

>>> Meta Luncurkan Layanan Berlangganan Berbayar Meta One untuk Facebook, Instagram, dan WhatsApp

Kami berharap kerja sama dengan BTN dapat terus berkembang untuk mendukung ekspansi bisnis Pindad dan mempercepat terciptanya ekosistem industri pertahanan nasional yang mandiri, modern, dan berkelanjutan," tutur Sigit.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru