Presiden Amerika Serikat Donald Trump memproyeksikan bahwa kesepakatan dengan Iran dapat tercapai dalam waktu dekat. Ia menyebut kemungkinan tersebut bisa terjadi dalam hitungan pekan.
"Saya rasa Anda berbicara soal pekan depan," ujar Trump ketika ditanya mengenai jadwal kesepakatan, seperti dilansir dari Medcom.
>>> UNJ Buka Pendaftaran Penmaba Jalur Mandiri Ujian Tulis di Kediaman 2026
Trump menambahkan bahwa hasil yang mungkin dicapai tidak hanya penting secara diplomatik, tetapi juga bisa berdampak besar secara geopolitik.
Bahkan, ia menyebut potensi kesepakatan itu bisa "lebih baik daripada kemenangan militer."
Tantangan Negosiasi
Meski optimistis, Trump mengakui bahwa proses negosiasi tidaklah mudah. Sejarah panjang hubungan buruk antara kedua negara menjadi hambatan utama.
>>> Harga Emas Digital 2 Juni 2026 Naik, Dipicu Pasar Global dan Rupiah
"Ini bukan hal yang sederhana. Kita berbicara tentang negara besar dengan sejarah panjang permusuhan," katanya.
Sebelum pernyataan ini, Trump dilaporkan telah menerima pengarahan intelijen terkait situasi Iran. Ia akan mengambil keputusan akhir terkait arah kebijakan AS.
Media di AS melaporkan bahwa draf final kesepakatan belum benar-benar disepakati oleh kedua belah pihak. Pemerintahan Trump juga tengah mempertimbangkan pendekatan baru dengan persyaratan yang lebih ketat.
>>> Daftar Harga OTR Mobil Jaecoo Juni 2026 dan Panduan Memilih Varian
Detail dari isi proposal baru tersebut belum diungkap ke publik.
Respons dari Teheran menunjukkan sikap lebih berhati-hati. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa belum ada hasil konkret.
"Pembahasan masih berlangsung. Sampai ada hasil yang jelas, semua yang beredar saat ini masih bersifat spekulatif," ujar Araghchi.
>>> Pemerintah dan BI Intervensi Redam Pelemahan Rupiah
Hubungan komunikasi sejauh ini masih terbatas pada pengiriman pesan secara tidak langsung. Pasar dan pengamat internasional terus menunggu perkembangan lanjutan dalam beberapa hari ke depan.