⌂ Beranda News Menpar Ajak Investor Perluas Investasi Pariwisata ke Luar Bali

Menpar Ajak Investor Perluas Investasi Pariwisata ke Luar Bali

Menpar Ajak Investor Perluas Investasi Pariwisata ke Luar Bali
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat berbicara di forum Investor Roundtable 2026
A A Ukuran Teks16px

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengajak para investor untuk memperluas investasi pariwisata ke berbagai wilayah Indonesia, tidak hanya terpusat di Bali.

Ajakan ini disampaikan dalam forum Investor Roundtable 2026 di Nusa Dua, Bali, pada Senin (1/6).

>>> 4 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Mawar yang Ramai Digemari

Menurut Widiyanti, konsentrasi investasi saat ini masih sangat tinggi di kawasan seperti Canggu, Seminyak, Uluwatu, dan Ubud.

"Indonesia bukan hanya Bali. Kita memiliki banyak destinasi unggulan dengan potensi pariwisata dan investasi yang sangat besar," ujar Widiyanti.

Pemerintah memprioritaskan pengembangan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas serta kawasan Destinasi Pariwisata Regeneratif sebagai pusat pertumbuhan baru.

>>> Shin Hae SUn Perankan Jaksa Tangguh di Drama Dash

Langkah ini diharapkan menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kebijakan tersebut juga menyesuaikan tren pariwisata global yang mengedepankan keberlanjutan, wellness tourism, dan pengalaman autentik.

Data kementerian mencatat total 15,39 juta kunjungan wisatawan mancanegara, dengan hampir 7 juta di antaranya masih terpusat di Bali.

"Angka ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia," kata Widiyanti.

>>> Hasto Kritik Safari Politik Jokowi: Bukan Elektoral, Tapi Tanggung Jawab

Melalui forum ini, Kementerian Pariwisata menyerap masukan dari pemda, pelaku usaha, dan asosiasi untuk menyusun kebijakan investasi yang lebih hijau, inklusif, dan kompetitif.

Pemerintah juga menyiapkan sistem verifikasi berbasis API untuk memastikan akomodasi di platform digital Bali memiliki Perizinan Berusaha.

Pelaksana Tugas Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata, Rizki Handayani, mengatakan forum ini menjadi ruang dialog strategis.

>>> Cara Pengkinian Data JMO BPJS Ketenagakerjaan 2026 untuk Klaim JHT

"Kami memandang masukan ini sangat berharga untuk pengembangan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas dan Destinasi Pariwisata Regeneratif lainnya," ujar Rizki.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru