⌂ Beranda News Kemenpar Dorong Pariwisata Berkelanjutan di Sidang UN Tourism Spanyol

Kemenpar Dorong Pariwisata Berkelanjutan di Sidang UN Tourism Spanyol

Kemenpar Dorong Pariwisata Berkelanjutan di Sidang UN Tourism Spanyol
Delegasi Indonesia di Sidang UN Tourism Spanyol
A A Ukuran Teks16px

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menegaskan komitmen Indonesia dalam mengembangkan pariwisata yang adaptif, tangguh, dan berkelanjutan.

Hal ini disampaikan dalam Sidang ke-126 UN Tourism Executive Council di Toledo, Spanyol, pada 10-11 Juni 2026.

>>> Netflix Siap Tayangkan Drama Korea The East Palace Juli 2026

Kehadiran Indonesia bertujuan mengawal transformasi pariwisata global agar lebih inklusif. Sektor ini juga diharapkan mampu menghadapi berbagai krisis di masa depan.

Fokus pada Keberlanjutan dan Ketahanan

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menjelaskan bahwa tantangan global seperti konflik geopolitik, ketidakpastian ekonomi, krisis lingkungan, dan perkembangan teknologi memengaruhi dinamika industri pariwisata dunia.

"Kondisi tersebut mendorong sektor pariwisata untuk terus beradaptasi serta memperkuat orientasinya pada prinsip keberlanjutan dan ketahanan atau resiliensi," ujar Widiyanti.

>>> Dokter Kulit Ungkap Kebiasaan yang Perburuk Jerawat Remaja

Dalam pertemuan yang dihadiri 35 negara anggota Executive Council, delegasi Indonesia membahas visi manajemen Sekretaris Jenderal UN Tourism periode 2026–2029.

Implementasi General Programme of Work juga menjadi agenda utama.

Indonesia secara khusus mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia di negara berkembang. Optimalisasi peran lembaga pendidikan pariwisata global menjadi salah satu prioritas.

"Upaya ini sangat penting bagi pengembangan destinasi-destinasi skala kecil di kawasan Asia dan Pasifik," kata Widiyanti.

>>> Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan Pertalite Aman di Seluruh Indonesia

Selain itu, Indonesia menyatakan kesiapan berkontribusi dalam International Year of Sustainable and Resilient Tourism 2027. Kontribusi tersebut akan melibatkan enam Politeknik Pariwisata di bawah naungan Kemenpar.

Komitmen aksi iklim Indonesia ditunjukkan sebagai penandatangan Deklarasi Glasgow. Hal ini diwujudkan melalui peluncuran Peta Jalan Dekarbonisasi Pariwisata dan inisiatif pengurangan limbah makanan.

Pada hari kedua sidang, pembahasan berlanjut pada reformasi organisasi, keuangan, tata kelola etika, serta penguatan peran kantor regional UN Tourism di berbagai kawasan.

>>> Mengenal Manfaat Probiotik dan Kandungan Gula Tambahan di Dalamnya

Kawasan seperti China dan Jepang menjadi fokus untuk pertumbuhan pariwisata global.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru