Jutaan pengguna Instagram dilaporkan meninggalkan platform tersebut. Penyebabnya adalah kegagalan sistem moderasi kecerdasan buatan (AI) milik Meta.
Para pembuat konten dan pelaku bisnis kini beralih ke platform X milik Elon Musk. X dinilai lebih mengutamakan kebebasan berekspresi.
>>> Mitsubishi Motors Pastikan All New Pajero Debut Global Musim Gugur 2026
Dampak Pemangkasan Biaya Operasional Meta
Keputusan Meta memangkas biaya operasional berujung pada penghapusan dukungan layanan pelanggan oleh manusia. Seluruh pengawasan keamanan dan kepercayaan diserahkan kepada sistem AI.
Sistem AI tersebut memiliki banyak kecacatan. Algoritmanya kerap salah mengidentifikasi komentar rutin sebagai spam.
>>> Rudal Buatan China Diduga Jatuhkan Pesawat Tempur F-15 AS di Iran
Akun pengguna asli kerap dihapus secara permanen atas tuduhan perilaku tidak autentik. Sementara itu, akun bot terverifikasi dan pelaku penipuan justru marak beroperasi tanpa hambatan.
Kondisi ini memicu titik jenuh bagi basis pengguna utama Instagram. Mereka terjebak dalam proses banding otomatis tanpa interaksi dengan manusia.
>>> Korlantas Polri Uji Coba SIM Digital Lewat Aplikasi di Jakarta
Bagi pelaku usaha kecil dan seniman, situasi ini mengancam kelangsungan ekonomi. Reputasi yang dibangun bertahun-tahun bisa hilang dalam semalam.
Di sisi lain, platform X memanfaatkan situasi ini. X memposisikan diri sebagai ruang internet yang lebih manusiawi dan autentik bagi para kreator.
>>> Hakim Blokir Penutupan Kennedy Center, Perintahkan Hapus Nama Trump
Jika Meta tidak segera memperbaiki sistem AI dan mengembalikan pengawasan manusia, kelemahan ini akan terus menjadi mesin pertumbuhan utama bagi X sebagai pesaing terbesarnya.
