PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Salah satu UMKM yang berhasil memanfaatkan dukungan tersebut adalah Zdrink, pelaku usaha minuman siap seduh asal Jakarta Barat.
>>> Australia Uji Coba Lawan Meksiko di Rose Bowl Jelang Piala Dunia 2026
Zdrink mengusung produk berbahan kakao pilihan dari Lampung. Merek ini menawarkan berbagai varian rasa, mulai dari Chocolate, Cappuccino, Taro, Avocado hingga Oreo.
Varian Chocolate dan Cappuccino menjadi pilihan favorit konsumen. Selain menyediakan minuman siap seduh yang praktis, usaha ini juga mengembangkan produk bubuk minuman dalam kemasan.
Perjalanan bisnis Zdrink dimulai pada tahun 2022. Founder Zdrink, Redi Noverindo, mengungkapkan bahwa ide usaha tersebut lahir ketika dirinya sudah tidak lagi bekerja.
"Awal mula usaha pada 10 Maret 2022 ketika saya sudah tidak bekerja lagi.
Usaha ini berawal dari kebiasaan anak yang sering membeli minuman cokelat, stroberi, dan berbagai minuman lainnya di sekolah," ujarnya.
Dari situ ia mulai berpikir untuk menjual minuman dengan varian rasa seperti cokelat, oreo, taro, avocado, dan lainnya.
Akhirnya terbentuklah Zdrink dengan lapak pertama di depan SD Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Seiring proses tersebut, Zdrink juga mulai memproduksi bubuk cokelat dalam kemasan. Produk tersebut kini dipasarkan secara online maupun offline.
Dari sebuah lapak sederhana di depan sekolah, Zdrink perlahan berkembang menjadi usaha yang memiliki jangkauan pasar lebih luas.
Produk-produknya kini dapat ditemukan melalui kanal daring maupun luring.
Keseriusan dalam mengembangkan usaha mendorong Zdrink untuk memanfaatkan berbagai fasilitas pemberdayaan yang disediakan oleh BRI.
Melalui platform LinkUMKM dan program pelatihan BRIncubator, pelaku usaha ini memperoleh akses terhadap pengetahuan bisnis, pemasaran, hingga pengembangan produk.
>>> Dokumen Rahasia AS Ungkap Tekanan Bill Clinton ke Soeharto soal IMF
Redi menjelaskan bahwa dirinya pertama kali mengetahui program pemberdayaan BRI melalui media sosial Instagram. Setelah itu, ia aktif mengikuti berbagai kegiatan pelatihan yang memberikan banyak manfaat.
Menurutnya, pendampingan yang diberikan tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga membuka peluang promosi yang lebih luas melalui berbagai kegiatan pemasaran.
"Selama ini proses pelatihan seperti BRIncubator sangat membantu, terutama dalam pemasaran melalui event, bazar, maupun pemasaran online," ungkapnya.
Partisipasi dalam program tersebut membuat Zdrink semakin dikenal masyarakat. Kehadiran dalam berbagai bazar dan pameran UMKM menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan produk kepada konsumen baru.
Selain memanfaatkan pelatihan dan pendampingan, Zdrink juga menggunakan layanan transaksi digital yang disediakan BRI. Pemanfaatan QRIS BRI membantu proses pembayaran menjadi lebih praktis bagi pelanggan.
Transformasi digital menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung perkembangan UMKM saat ini. Dengan sistem pembayaran yang mudah dan cepat, pelaku usaha dapat meningkatkan efisiensi operasional.
