Tim nasional sepak bola Australia akan menghadapi tuan rumah Meksiko dalam laga uji coba di Stadion Rose Bowl, Pasadena, Amerika Serikat, pada Minggu waktu setempat.
Pertandingan ini diperkirakan disaksikan sekitar 75.000 pendukung Meksiko yang memadati stadion ikonik tersebut.
>>> Kemenkeu Terbitkan Surat Utang Non-USD untuk Kurangi Ketergantungan pada Dolar
Laga ini menjadi momentum penting bagi pelatih Australia, Tony Popovic, untuk merampingkan skuadnya menjadi 26 pemain final pada Senin setelah pemusatan latihan di Florida dan California.
Tekanan Penonton Jadi Modal Berharga
Bek Socceroos, Harry Souttar, menyambut positif atmosfer penuh tekanan tersebut sebagai modal berharga sebelum menghadapi Amerika Serikat di Seattle pada fase grup Piala Dunia mendatang.
Souttar kembali dipanggil setelah pulih dari cedera robek tendon Achilles yang membuatnya absen sejak November 2024.
"Playing Mexico a couple of years ago we knew how the atmosphere was, and how loud it was, and it's going to be very much the same tomorrow night," kata Harry Souttar.
Ia menambahkan bahwa tekanan penonton tuan rumah dapat menjadi keuntungan jika timnya mampu tampil tenang.
"It gives us a great kind of knowledge going into the tournament, especially with our second game against the States, what it's going to be like against the home crowd," ujar Harry Souttar.
Australia telah mematangkan strategi permainan dalam beberapa minggu terakhir untuk meredam agresivitas lawan.
"So it's going to be one that's going to benefit us, and it's going to be a great game," tutur Harry Souttar.
Pemain bertubuh jangkung ini menegaskan fokus utama tim adalah menjalankan instruksi pelatih dengan disiplin.
"Obviously we know they're a good team, with a home crowd there can be that little bit of pressure, but can be an advantage as well," ucap Harry Souttar.
Souttar menambahkan bahwa pembatasan penonton lawan justru menjadi motivasi tambahan untuk dibungkam di lapangan.
>>> Lenovo Rilis Empat Monitor Gaming LOQ Baru Mulai Rp1,6 Jutaan
"From our point of view, we've just got to play our game, what we've been working with the last three, four weeks working on our game plan, and trying to quiet the crowd," kata Harry Souttar.
Kembalinya Souttar ke tim nasional memicu semangat pribadi setelah melewati masa pemulihan yang panjang.
"Obviously, long time out, but one that I've worked so hard to get back to," ujar Harry Souttar.
Ia mengaku motivasi tampil di Piala Dunia yang membuatnya bertahan melewati masa-masa sulit.
"Like four years ago (in Qatar), it made it a little bit easier knowing that I've got this kind of carrot at the end of it," kata Harry Souttar.